EXPRESI.co, BONTANG – Komandan Korem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul mengeluarkan peringatan keras terhadap segala bentuk kegiatan ilegal di Kalimantan Timur.

Ia menegaskan, tidak ada ruang bagi aksi-aksi melanggar hukum, termasuk praktik premanisme dan aktivitas hauling tanpa izin. Anggara juga mengingatkan, siapa pun yang terlibat harus siap menanggung konsekuensi hukum.

“Jangan ada lagi aktivitas ilegal, termasuk praktik premanisme yang kerap memalak di lapangan. Itu tidak boleh terjadi. Kita sudah sepakat, ini komitmen bersama. Kalau ada yang melanggar, berarti melawan hukum, melawan pemerintah,” ujar Danrem kepada wartawan saat menghadiri serah terima jabatan Komandan Batalyon Arhanud 7/ABC Bontang pada Jumat (20/6/2025).

Brigjen Anggara juga meminta masyarakat tak segan melaporkan jika menemukan indikasi aktivitas mencurigakan di sekitar mereka. “Kalau ada yang mencurigakan, lapor dong. Jangan diam,” pesannya.

Menanggapi polemik terkait kegiatan hauling di Kaltim, Danrem menekankan bahwa sudah ada aturan yang mengaturnya.

“Terkait hauling, sudah jelas ada Perda Kaltim yang melarang. Tapi kalau hanya lintasan atau crossing, itu masih diperbolehkan sesuai aturan,” tegasnya. (*)