EXPRESI.co, BONTANG – Rencana pembukaan lintasan transportasi laut yang menghubungkan Kota Bontang dengan Kabupaten Mamuju Tengah semakin mendapat perhatian.

Selain keberadaan ribuan warga asal Mamuju dan wilayah Sulawesi Barat yang menetap di Kota Bontang, juga dinilai mampu memperkuat jalur logistik dan ekonomi, menjadi salah satu alasan penting dibukanya konektivitas tersebut.

Hal itu mengemuka saat Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menerima kunjungan kerja dan silaturahmi rombongan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Sabtu 6 Juni 2026 malam.

Dalam pertemuan tersebut, Agus Haris menilai hubungan sosial dan kekeluargaan antara masyarakat Bontang dan Mamuju sudah terjalin sangat erat sejak lama.

Bahkan, warga asal Mamuju yang tinggal dan bekerja di Kota Bontang diperkirakan mencapai ribuan orang dan tersebar di berbagai sektor usaha maupun lingkungan permukiman.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal sosial yang kuat untuk mendorong hadirnya jalur transportasi laut langsung antara Bontang dan Mamuju Tengah.

“Hubungan masyarakat kedua daerah ini sangat dekat. Banyak warga asal Mamuju yang telah lama menetap dan berkontribusi dalam pembangunan Kota Bontang. Karena itu, konektivitas transportasi menjadi kebutuhan yang perlu diperjuangkan bersama,” kata Agus Haris.

Selain mempermudah mobilitas masyarakat yang memiliki hubungan keluarga di kedua daerah, jalur pelayaran tersebut juga diharapkan dapat menekan biaya distribusi barang serta membuka peluang perdagangan baru antara Kalimantan Timur dan Sulawesi Barat.

Agus Haris menambahkan, Pemerintah Kota Bontang sebelumnya telah melakukan pembahasan bersama PT ASDP Cabang Balikpapan terkait kemungkinan pembukaan lintasan tersebut.

Koordinasi juga telah dilakukan dengan Kementerian Perhubungan sebagai bagian dari proses awal realisasi.

Menurutnya, selama ini kebutuhan logistik Bontang masih banyak bergantung pada jalur distribusi dari Surabaya.

Kehadiran lintasan laut menuju Sulawesi Barat dinilai dapat menjadi alternatif yang lebih efektif sekaligus memperkuat ketahanan pasokan barang.

Sementara itu, kunjungan rombongan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah yang dipimpin Wakil Bupati Mamuju Tengah Askary turut dihadiri Ketua Kerukunan Keluarga Mamuju (K2M) Amir Tosina, pengurus kerukunan, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bontang.

Pertemuan ini menjadi upaya mempererat hubungan antardaerah sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang transportasi, perdagangan, dan pengembangan ekonomi masyarakat. (Adv)