EXPRESI.co, BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus berinovasi meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Kota Bontang.
Bapenda menggelar rapat Penguatan Partisipasi Masyarakat Lewat Forum Konsultasi Publik 2026 yang dihadiri sejumlah lapisan masyarakat, mulai dari forum RT, Lurah, Camat, Notaris, Akademisi, serta sejumlah oraganisasi masyarakat juga pemuda.
Agenda itu dibuka langsung oleh oleh Pj Sekretaris Daerah Kota Bontang, Akhmad Suharto, Jumat 5 Juni 2026 di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota.
Kepala Bapenda Kota Bontang Natalia Trisnawati, mengatakan agenda ini bertujuan memberikan informasi dan menerima saran dari masyarakat terkait peningkatan pelayanan publik dan pendapatan daerah.
Natalia mengatakan bahwa Bapenda telah melakukan penyederhanaan standar pelayanan. Dari total 24 layanan yang dimiliki, telah dirumuskan menjadi 15 standar pelayanan yang tersebar pada empat bidang pelayanan di lingkungan Bapenda.
“Itu yang pertama. Yang kedua kami kan me-review (evaluasi) ada 15 standar pelayanan dan ini kami telah menyampaikan empat standar pelayanan,” ucapnya saat ditemui.
Sisanya kata dia, akan dikembangkan melalui saran dan masukan dari masyarakat.
Katanya, standar pelayanan tersebut akan terus dievaluasi dan disempurnakan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan regulasi.
“Itu akan menjadi pengembangan kami untuk standar pelayanan yang akan kami tetapkan,” jelasnya.
Ia berharap, upaya kolaborasi dapat terus berlangsung sehingga pelayanan publik yang diberikan semakin berkualitas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Pelayanan terbaik lahir dari keterbukaan, partisipasi, dan kemauan untuk terus berbenah,” tandasnya (adv/sal)

Tinggalkan Balasan