Expresi.co – Pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan di Kota Bontang terus didorong untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat sistem pengawasan di lingkungan sekolah.

Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menilai perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara optimal agar sistem pendidikan mampu beradaptasi dengan tuntutan zaman yang semakin digital. Menurutnya, penerapan perangkat teknologi seperti kamera pengawas (CCTV) dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan efektivitas pemantauan aktivitas siswa di sekolah.

Ia menjelaskan, keberadaan teknologi tersebut tidak hanya membantu pihak sekolah dalam mengawasi proses belajar mengajar, tetapi juga memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai perkembangan perilaku peserta didik selama berada di lingkungan pendidikan.

“Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu langkah menuju sistem pendidikan yang lebih modern. Dengan dukungan perangkat digital, proses pembelajaran dan aktivitas siswa dapat dipantau dengan lebih baik,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Andi Faiz mengungkapkan, upaya digitalisasi pendidikan di Bontang telah berjalan melalui sejumlah program yang mendukung pembelajaran berbasis teknologi informasi. Di antaranya melalui penyediaan tablet bagi siswa dan laptop untuk tenaga pendidik guna menunjang kegiatan belajar mengajar.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan investasi penting untuk mempersiapkan generasi muda yang mampu bersaing di era digital. Selain itu, pemanfaatan teknologi juga dinilai dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam penyelenggaraan pendidikan.

Ke depan, ia melihat peluang pengembangan sistem pendidikan digital yang lebih terintegrasi. Tidak hanya mengandalkan CCTV, tetapi juga melalui aplikasi yang mampu merekam dan memantau perkembangan siswa secara lebih komprehensif.

“Pengembangan teknologi pendidikan masih bisa diperluas. Nantinya dapat diwujudkan melalui sistem aplikasi yang terintegrasi sehingga pemantauan perkembangan siswa menjadi lebih menyeluruh,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui implementasi program digitalisasi pendidikan masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait kebutuhan anggaran yang cukup besar. Oleh karena itu, dukungan pendanaan dinilai menjadi faktor penting agar berbagai program yang telah dirancang dapat berjalan secara berkelanjutan.

DPRD Bontang, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap penguatan sektor pendidikan, termasuk mendorong pengembangan infrastruktur dan sistem pembelajaran berbasis teknologi.

“Pengembangan pendidikan digital membutuhkan komitmen dan dukungan anggaran yang memadai agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh sekolah, guru, maupun siswa,” pungkasnya. (Adv)