Expresi.co – DPRD Kota Bontang menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang mengutamakan keselamatan dan kebutuhan pasien, termasuk bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Rumah sakit diminta tetap memberikan penanganan medis terlebih dahulu tanpa menjadikan persoalan administrasi sebagai hambatan utama.
Anggota Komisi A DPRD Bontang, Muhammad Yusuf, mengatakan pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dapat diakses oleh seluruh warga. Karena itu, ketika pasien datang ke fasilitas kesehatan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memberikan tindakan medis sesuai kebutuhan.
Menurutnya, dalam situasi tertentu, terutama kondisi darurat, pasien tidak selalu dapat memenuhi seluruh persyaratan administrasi saat pertama kali mendapatkan pelayanan. Oleh sebab itu, rumah sakit perlu mengedepankan aspek kemanusiaan dan keselamatan pasien.
“Yang terpenting adalah pasien mendapatkan penanganan terlebih dahulu. Persoalan administrasi bisa diselesaikan setelahnya. Jangan sampai pelayanan tertunda hanya karena kelengkapan dokumen,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Yusuf menilai prinsip tersebut perlu terus dijaga agar tidak ada masyarakat yang kesulitan memperoleh layanan kesehatan hanya karena belum memiliki kepesertaan BPJS atau dokumen pendukung lainnya.
Ia menegaskan bahwa setiap warga berhak memperoleh akses pelayanan kesehatan yang layak. Karena itu, rumah sakit diharapkan tetap memberikan pelayanan sesuai prosedur medis yang berlaku sambil membantu penyelesaian administrasi pasien.
“Pelayanan kesehatan harus dapat dirasakan semua masyarakat. Bagi warga yang belum memiliki BPJS, pelayanan tetap harus diberikan dan administrasinya dapat diurus kemudian,” katanya.
Selain menyoroti pelayanan pasien, Yusuf juga mendorong peningkatan koordinasi antara rumah sakit dan Dinas Kesehatan Kota Bontang. Menurutnya, komunikasi yang baik diperlukan untuk memastikan kebijakan pelayanan kesehatan berjalan seimbang dengan kemampuan anggaran serta ketentuan yang berlaku.
Ia berharap sinergi antarlembaga dapat menghasilkan solusi yang tepat dalam menghadapi berbagai tantangan sektor kesehatan, termasuk pembiayaan pelayanan dan perluasan akses masyarakat terhadap layanan medis.
“Kerja sama antara rumah sakit dan Dinas Kesehatan harus terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal dan berbagai persoalan yang muncul dapat segera dicarikan solusi,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan