EXPRESI.co, BONTANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang menggelar dialog dan pembinaan bersama pelaku usaha sektor restoran, perhotelan, dan hiburan sebagai tindak lanjut atas hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), Rabu 10 Juni 2026, kemarin.

Kegiatan di Ruang Rapat Bapenda Kota Bontang tersebut dihadiri sejumlah wajib pajak dari sektor usaha yang menjadi objek PBJT.

Kepala Bapenda Kota Bontang, Natalia Trisnawati, mengatakan pertemuan dilakukan untuk menyamakan pemahaman mengenai kewajiban perpajakan daerah sekaligus membahas tindak lanjut terhadap hasil pemeriksaan yang telah dilakukan.

Ia menyebut, tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK tidak hanya bertujuan memenuhi aspek administrasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat tata kelola pajak daerah yang lebih transparan, akuntabel, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha.

“Kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa kepatuhan pajak bukan hanya tentang memenuhi aturan, tetapi juga tentang kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan Kota Bontang. Pemerintah dan pelaku usaha harus berjalan beriringan, saling mendukung, dan saling menguatkan,” ujar Natalia.

Menurutnya, pajak daerah yang dipungut melalui sektor restoran, hotel, dan hiburan merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang berperan dalam mendukung pembiayaan pembangunan serta pelayanan publik di Kota Bontang.

Dalam forum tersebut, Bapenda juga memberikan pembinaan terkait mekanisme pelaporan dan penyetoran PBJT agar pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, pelaku usaha diberikan kesempatan menyampaikan kendala maupun masukan terkait pelaksanaan kewajiban perpajakan daerah.

Natalia menegaskan, pemerintah daerah mengedepankan pendekatan pembinaan dan komunikasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan administrasi perpajakan. Dengan demikian, kepatuhan wajib pajak dapat meningkat tanpa mengabaikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha.

“Pajak daerah bukan sekadar kewajiban, tetapi kontribusi nyata untuk kota yang kita banggakan bersama. Karena itu kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk bersama-sama membangun budaya kepatuhan yang berkelanjutan,” katanya. (Adv)