EXPRESI.co – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Barat (Sulbar) bertemu dengan Bupati Mamuju Siti Sutinah diruang kerjanya, Rabu (29/6/2022) pagi.
Dalam pertemuan tersebut, Koordinator Bidang pengelolaan struktur dan sistem penyiaran (PS2P) Firman Getaran mendiskusikan soal terlaksananya Analog Switch Off (ASO) pada tahap pertama di Mamuju.
Firman mengatakan, sangat penting untuk menggaungkan, memperkenalkan atau mensosialisasikan ASO kepada masyarakat agar dapat lebih mengedukasi terkait apa itu siaran digital.
“Kami juga ingin merubah paradigma yang terbangun bahwa migrasi siaran analog ke digital ini berdampak pada semua kalangan, STB pun sudah tersedia di beberapa toko sehingga masyarakat golongan mapan tidak sulit lagi ketika ingin beralih kesiaran digital,” terangnya.
Lanjutnya, di awal November 2022 mendatang, secara nasional wajah dunia pertelevisian akan beralih ke siaran digital yang lebih modern dari sisi kualitas dan kuantitas, gambarnya dipastikan jauh lebih bersih karena telah mengadopsi resolusi HD, suara semakin jernih, dan memanjakan telinga.
Selain itu lanjutnya, siaran digital lebih variatif sehingga para penonton diyakini lebih menyukai siaran digital dibanding siaran analog.
Oleh karenanya dukungan pemerintah kabupaten dari berbagai aspek tentunya sangat berpengaruh besar dalam mengedukasi warga utamanya pada saat sosialisasi secara langsung.
”Harapan kami kedepan kolaborasi KPID dengan Pemerintah Kabupaten Mamuju terkait ASO bisa lebih dikuatkan, kami optimis pengenalan siaran digital ini akan lebih masif bila turun berdampingan dengan pemerintah, sehingga cita-cita bersama membumikan siaran digital dalam upaya mewujudkan penyiaran di Kabupaten Mamuju kearah yang lebih baik dapat tercapai,” tutup Firman. (*)

Tinggalkan Balasan