EXPRESI.co, MAMUJU – Pulau Bala-balakang yang terletak di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) saat ini mendapat perhatian khusus pemerintah setelah beberapa waktu lalu di klaim menjadi gugusan kepulauan milik Kalimantan Timur (Kaltim).

Rencananya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar akan membangun tanggul pemecah ombak yang diharapkan dapat membantu masyarakat di pulau tersebut aman dari bencana alam maupun abrasi, agar tidak kehilangan tempat tinggalnya apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“In sha Allah, tahun ini melalui pendanaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kita akan mendapatkan alokasi dana untuk pembangunan tanggul pemecah ombak pada beberapa pulau di Pulau Bala-balakang,” ujar Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar saat memberikan sambutannya dalam kegiatan Peresmian Rumah Singgah Pelajar Bala-balakang di Jl Nelayan, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Rabu (11/5/2022) kemarin.

Ia menyebutkan, anggaran yang disiapkan untuk pembangunan tanggul tersebut sekira Rp30 miliar yang dibagi ke beberapa kepulauan di Pulau Bala-balakang.

“Kita akan bangun, in sha Allah mungkin tiga titik dulu yang jumlah masyarakatnya lebih banyak. Kalau memang bisa, kemungkinan lima titik,” ucapnya.

Kendati demikian, Pemprov Sulbar masih menunggu hasil tinjauan BNPB dan Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk memastikan jumlah titik yang sanggup dibangun pada tahap awal.

Ali Baal Masdar menambahkan, masyarakat perlu bersabar sebab pemerintah tengah mengupayakan pembangunan dan pemulihan ekonomi semaksimal mungkin pasca gempa dan pandemi covid 19.

“Banyak sekali, tidak semudah membalikkan telapak tangan tapi kita layani semuanya kita perbaiki semuanya,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Camat Bala-balakang, Sunarjo menyampaikan terimakasihnya kepada Pemprov Sulbar yang telah menunaikan satu persatu janjinya bagi masyarakat di pulau tersebut.

“Kami sangat berterimakasih, sebab jika tidak ada pemecah ombak, sedikit demi sedikit pulau akan terkikis,” pungkasnya.

Sebagai informasi, tidak hanya tanggul. Pemprov Sulbar juga telah membangun dermaga pelabuhan guna mempermudah akses masyarakat munuju pusat kota yang jaraknya cukup jauh. Listrik juga air bersih telah saat ini sudah dapat dinikmati masyarakat Pulau Bala-balakang. (*)