EXPRESI.co, PASANGKAYU – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) berhasil melakukan otopsi terhadap mayat yang ditemukan di hutan bakau Desa Pangiang, Kabupaten Pasangkayu, Jumat (12/1/2024) kemarin.
Dari pemeriksaan tersebut, pihak kedokteran menemukan adanya tanda kemiripan antara mayat dengan korban hilang bernama Taswin alias Wiwin (38).
Sebelumnya, diketahui Taswin alias Wiwin (38) telah dinyatakan hilang dan dihentikan pencariannya beberapa waktu lalu karena tak kunjung ditemukan.
“Untuk sementara masih ciri-ciri sekunder, seperti kecocokan panjang mayat, ciri gigi, dan properti celana dalam merah,” ungkap Kabiddokkes Polda Sulbar, KBP. dr. Effri Susanto melalui dokter forensik Biddokkes Polda Sulbar, AKBP dr Mauluddin saat dihubungi wartawan, Sabtu (13/1/2024).

Selain itu, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tulang dan sisa jaringan kulit korban.
Pihaknya juga mengatakan, pada tubuh korban sudah terjadi pembusukan lanjut sesuai perkiraan waktu kematian 10 sampai dengan 14 hari.
Selanjutnya, tim kedokteran Polda Sulbar bersama Polres Pasangkayu melakukan identifikasi primer terhadap mayat untuk memastikan indentitas korban.
“Untuk memastikan sepenuhnya apakah korban betul Taswin, kami lakukan tes DNA,” singkatnya. (*)

Tinggalkan Balasan