EXPRESI.co, MAMUJU – Pemerintah menyiapkan 5.700 paket bantuan pangan untuk keluarga berisiko stunting di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa 11 April 2023.
Bantuan itu mengucur melalui Dinas Ketahanan Pangan atau Ketapang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Mamuju.
Paket yang disiapkan berisi bahan pokok dasar. Mulai dari telur, jeruk, gula merah, santan, beras, minyak goreng, hingga kacang hijau.
Menurut Kepala Dinas Ketapang Mamuju, Lukman Sanusi, bantuan itu merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menekan angka stunting.
Metode pengentasannya melalui pemenuhan gizi anak dengan cara menerapkan pola konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).
“Bantuan pangan ini akan diberikan kepada 1.900 anak balita. Kriteria penerima anak stunting, gizi buruk berpotensi stunting, dan weight faltering atau kegagalan tumbuh kembang anak,” ujar Lukman.
Kata dia, masing-masing keluarga akan menerima satu paket saja. Syaratnya, anak tersebut harus terdata dan aktif dibawa ke posyandu.
Rencananya bantuan itu akan disalurkan secara kontinu selama tiga bulan, mulai April hingga Juni 2023 mendatang.
“Bantuan ini akan diberikan kepada 1.900 balita selama tiga bulan berturut-turut, sehingga bantuannya menjadi 5.700 paket,” sebutnya.
Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi meminta para kepala puskesmas di Mamuju untuk ikut membantu penyaluran bantuan tersebut.
Hal itu dia tegaskan, sebab Sutinah tahu bantuan tersebut sangat membantu keluarga stunting untuk memenuhi asupan nutrisinya. Dengan asupan yang cukup, stunting di Mamuju pun dapat diminimalisir.
“Saya berharap kepada para kepala puskesmas, tolong dibantu penyalurannya. Jangan sampai ada bantuan pangan yang tidak tersalurkan untuk anak-anak kita yang terdeteksi stunting,” pungkas Sutinah. (adv)

Tinggalkan Balasan