EXPRESI.co, TELUK PANDAN — Final bola voli putri antara Klub Putri Desa Martadinata dan Klub Putri Menyala Desa Suka Rahmat di Lapangan Bola Voli Teluk Pandan menjadi sorotan bukan hanya karena permainan sengit dua tim, tetapi juga sebagai refleksi dari tumbuhnya pembinaan olahraga perempuan di tingkat desa.

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, yang turut hadir dalam pertandingan tersebut, menggaris bawahi pentingnya turnamen seperti ini sebagai sarana aktualisasi dan pematangan bakat atlet putri dari desa-desa di Kutim. “Saya sangat senang melihat antusiasme masyarakat terhadap olahraga bola voli ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi agenda rutin di Kecamatan Teluk Pandan,” ujarnya saat memberikan sambutan di tengah acara.

Kejuaraan ini memperlihatkan bagaimana kompetisi dapat mendorong regenerasi atlet perempuan. Para pemain muda, dengan dukungan warga, menunjukkan teknik dan daya juang yang tidak kalah dari turnamen profesional. Lapangan yang dipadati penonton menjadi bukti bahwa kompetisi semacam ini memiliki ruang di hati masyarakat dan bisa menjadi media pembelajaran sekaligus hiburan.

Pentingnya pembinaan juga disinggung oleh Mahyunadi yang berharap para atlet tidak berhenti berlatih meski kompetisi telah selesai. “Semoga bisa mengharumkan nama daerah,” tambahnya, menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung pembinaan olahraga, termasuk untuk kalangan perempuan.

Pertandingan sendiri berlangsung dalam atmosfer penuh semangat dan fair play. Klub Putri Martadinata keluar sebagai pemenang setelah melalui duel yang ketat. Kemenangan disambut sorak dan tepuk tangan dari warga pendukung yang memenuhi sisi lapangan.

Antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap turnamen ini menjadi sinyal bahwa olahraga putri, khususnya bola voli, memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan. Tak hanya sebagai hiburan, tapi juga sebagai jalur untuk pembentukan karakter, disiplin, dan solidaritas di kalangan remaja putri.  (ADV/ProkopimKutim/E)