EXPRESI.co, BONTANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang kembali mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat melalui program jemput bola.

Kali ini, pelayanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) dilaksanakan di SD Galilea, Kelurahan Telihan, Kecamatan Bontang Barat, Rabu 10 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Tim SASKIA Hebat Disdukcapil Kota Bontang bersama Tim KIA Kecamatan sebagai upaya meningkatkan cakupan kepemilikan identitas anak sekaligus memudahkan akses pelayanan bagi masyarakat.

Dalam kegiatan itu, petugas memberikan layanan perekaman dan penerbitan KIA bagi siswa yang telah memenuhi persyaratan. Pelayanan dilakukan langsung di lingkungan sekolah sehingga orang tua tidak perlu datang ke kantor pelayanan untuk mengurus dokumen kependudukan anak.

Kepala Disdukcapil Kota Bontang, Budiman, melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data, Muhammad Thamrin, mengatakan program jemput bola terus dilakukan untuk memastikan seluruh anak di Kota Bontang memiliki dokumen identitas resmi.

“Melalui layanan jemput bola ini, kami ingin mempermudah masyarakat dalam mengurus KIA. Sekolah menjadi salah satu lokasi yang efektif karena pelayanan dapat menjangkau banyak anak sekaligus,” kata Thamrin.

Selain memberikan pelayanan, Disdukcapil juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya KIA sebagai identitas resmi anak. Menurut Thamrin, masih banyak orang tua yang belum mengetahui bahwa KIA memiliki dua jenis berdasarkan usia pemegangnya.

Untuk anak usia 0 hingga 5 tahun, KIA diterbitkan tanpa foto. Sedangkan anak usia 5 hingga 16 tahun wajib memiliki KIA yang dilengkapi foto pemilik kartu.

Karena itu, orang tua yang anaknya telah berusia di atas lima tahun namun masih menggunakan KIA tanpa foto diimbau segera melakukan pembaruan dokumen di kantor kecamatan, Kantor Disdukcapil maupun Mal Pelayanan Publik (MPP).

“Nanti ketika anak berusia 17 tahun, mereka tetap wajib melakukan perekaman biometrik untuk mendapatkan KTP elektronik. KIA merupakan identitas resmi anak sebelum memasuki usia dewasa,” ujarnya.

Program jemput bola melalui Tim SASKIA Hebat menjadi salah satu strategi Disdukcapil Bontang dalam meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat hingga tingkat sekolah dan kelurahan. (Adv)