EXPRESI.co, BALIKPAPAN — Transformasi layanan kesehatan untuk anak di Kutai Timur mulai menunjukkan hasil. Melalui pelatihan Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas (PRAP), sejumlah tenaga medis mengaku mengalami perubahan cara pandang dan pendekatan saat melayani pasien usia dini.
Pelatihan yang diikuti sembilan puskesmas di Kutim ini menekankan empat aspek utama layanan, di antaranya manajemen, penyedia layanan, fasilitas, dan penyelenggaraan. Fokusnya tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada perubahan perilaku dan komunikasi tenaga medis.
Kristina Omposunggu, salah satu peserta, menyatakan bahwa dirinya kini lebih memahami pentingnya melibatkan anak sejak proses awal pelayanan.
“Anak lebih tenang, orang tua lebih percaya, dan pelayanan medis jadi lebih efektif,” katanya.
Kepala Puskesmas Sangatta Utara, drg Rina Puspita, menilai bahwa keberadaan PRAP tidak hanya mendorong peningkatan akreditasi puskesmas, namun juga berdampak nyata terhadap kepercayaan masyarakat terhadap layanan mereka.
“Dengan adanya PRAP, bukan hanya akreditasi puskesmas yang meningkat, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap layanan,” ungkapnya.
Kementerian PPPA menilai perubahan sikap dan pemahaman tenaga kesehatan sebagai komponen penting dalam mewujudkan puskesmas ramah anak.
“Puskesmas ramah anak bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga soal sikap dan pemahaman tenaga medis. Komunikasi yang ramah, lingkungan yang aman, dan partisipasi anak adalah kunci agar puskesmas benar-benar menjadi ruang aman sekaligus pusat edukasi kesehatan bagi anak,” ujar Eko Adit Prasetyo, Perencana Ahli Pertama Kementerian PPPA.
Sebagai langkah lanjutan, pada Jumat 19 September 2025, peserta dijadwalkan melakukan studi tiru ke Puskesmas Mekar Sari, Balikpapan Tengah, yang telah meraih akreditasi utama. Kepala Bidang Dinas PPPA Kutim, Rita Winarni, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari konsistensi mengintegrasikan prinsip ramah anak ke seluruh puskesmas di Kutim.
“Pada Jumat 19 September 2025 peserta akan melakukan studi tiru ke Puskesmas Mekar Sari, Kecamatan Balikpapan Tengah, yang telah meraih akreditasi utama,” ucapnya.
Panitia juga telah mengumumkan enam besar hasil evaluasi administratif Borang PRAP, yaitu Puskesmas Kaubun, Kombeng, Sangatta Utara, Sepaso, Teluk Lingga, dan Teluk Pandan. Proses verifikasi faktual akan dilakukan sebelum pemenang diumumkan dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Kutim. (ADV/ProkopimKutim/E)

Tinggalkan Balasan