EXPRESI.co, MUARA WAHAU — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran di Desa Wanasari, Kecamatan Muara Wahau. Kegiatan ini menjadi langkah cepat Pemkab Kutim dalam membantu pemulihan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah pada 21 September lalu.
Bupati Ardiansyah Sulaiman memimpin langsung penyerahan bantuan, didampingi Kepala Dinas Sosial Ernata Hadi Sujito dan Ketua Baznas Kutim Masnif Safwan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa duka dan empati kepada warga terdampak.
“Harapannya bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban dan membantu mereka untuk segera bangkit dari keterpurukan,” ujar Ardiansyah.
Bupati juga mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran di lingkungan masing-masing. Menurutnya, langkah pencegahan sederhana seperti memperhatikan kondisi listrik rumah dapat mengurangi potensi kejadian serupa.
Sementara itu, Masnif Safwan menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan bersumber dari zakat profesi para ASN di lingkungan Pemkab Kutim.
“Pemilik rumah menerima bantuan sebesar Rp10 juta, sedangkan penghuni kontrakan diberikan Rp5 juta per kepala keluarga,” terangnya.
Kepala Dinsos Kutim Ernata Hadi Sujito menambahkan, Dinsos juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi para korban.
“Ada 19 paket bantuan berisi beras, mie instan, minyak goreng, gula, sarung, dan selimut. Bantuan ini merupakan bentuk respon cepat pemerintah daerah,” ungkapnya.
Kebakaran yang terjadi di Desa Wanasari menghanguskan dua rumah barakan dan berdampak pada lima kepala keluarga dengan total 19 jiwa. Melalui sinergi antara Pemkab Kutim, Dinsos, dan Baznas, diharapkan warga dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa. (ADV/ProkopimKutim/E)

Tinggalkan Balasan