EXPRESI.co, MUARA ANCALONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus memperkuat peran desa sebagai pusat pelayanan publik dan pembangunan berbasis partisipasi. Hal ini tampak dalam peresmian Kantor Desa Muara Dun oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, yang berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan warga.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kantor desa adalah “rumah bersama” bagi masyarakat dan pemerintah. “Kantor desa harus menjadi tempat pelayanan sekaligus tempat masyarakat merasa memiliki,” katanya.
Menurutnya, keberadaan kantor desa bukan hanya simbol administrasi, tetapi wadah bagi musyawarah, penyusunan kebijakan, dan penyelesaian masalah warga. “Di sini, segala aspirasi warga harus bisa didengar dan diselesaikan bersama,” tambahnya.
Bupati juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Muara Dun dalam mendukung pembangunan fasilitas ini. “Bangunan ini hasil kerja sama semua pihak, dari pemerintah hingga warga yang ikut berpartisipasi,” ujarnya.
Kepala Desa Muara Dun, Suriansyah, turut menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Ia menuturkan, kantor desa dibangun menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2024 dan menjadi simbol kemajuan pelayanan publik. “Kami siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Ardiansyah berharap kantor desa baru dapat menjadi pusat dialog dan kerja sama yang memperkuat solidaritas sosial serta mempercepat kemajuan wilayah. “Mari rawat bangunan ini sebagai pusat pelayanan dan perencanaan pembangunan yang berpihak pada rakyat,” pesannya.
Peresmian kantor ini menandai komitmen Pemkab Kutim untuk memperkuat tata kelola berbasis kolaborasi, gotong royong, dan kedekatan dengan masyarakat. (ADV/ProkopimKutim/E)

Tinggalkan Balasan