EXPRESI.co, SANGATTA – Kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan akbar yang dilaksanakan Yayasan Pembina Muslim Daarussalaam Kabupaten Kutai Timur, diikuti 948 siswa-siswi dari tingkat TKIT, SDIT, dan SMPIT Daarusalaam. Acara itu terpusat di Gedung Olahraga Kudungga, Sangatta Utara, pada Sabtu (3/03/2024) pagi.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menghadiri kegiatan tersebut bersama istri, Siti Robiah, ada pula Kepala Dinas Perhubungan Kutim Joko Suripto, perwakilan Forkopimda dan perusahaan. Pada kesempatan itu, Bupati Ardiansyah Sulaiman menyampaikan bahwa kitab suci Al-Qur’an adalah pedoman dan petunjuk hidup bagi umat Muslim. Rasulullah juga menyatakan bahwa Al-Qur’an akan memberikan syafaat bagi mereka yang membaca dan mengamalkannya.
“Kita bersyukur kepada Allah SWT karena telah memuliakan anak-anak Adam dengan ilmu dan amal. Oleh karenanya anak-anak pada hari ini ilmunya alhamdulillah luar biasa. Jangan sampai ilmu itu didiamkan maka harus diamalkan,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa hari ini masih berada di bulan syakban, oleh nabi dan para ulama menganjurkan kepada kita untuk berdoa meminta keberkahan Allah SWT di bulan syakban ini.
“Pertanyaannya ada apa di bulan syakban itu kita minta keberkahan, ternyata di dalam bulan syakban, salah satu di antaranya turun ayat yang menyebutkan bahwa Allah bersama malaikat bersalawat kepada nabi dan kita juga diwajibkan bersalawat kepada nabi,” jelasnya.
Terakhir, ia tak lupa mengucapkan selamat kepada anak-anak yang sudah dinyatakan lulus Khatmul Quran dan Imtihan. Semoga ilmu yang sudah didapatkan menjadi bekal kehidupannya di masa yang akan datang.
“Maka yakinlah bapak-ibu sekalian semua, anak kita yang dididik disini pasti memiliki keunggulan tersendiri, makanya kita terus berikan semangat kepada mereka,” pesannya.
Ditemui setelah acara, Ketua yayasan Pembina Muslim Daarusalaam Muhammad Idris mengatakan bahwa tujuan diadakan kegiatan ini adalah sebagai ajang untuk membuktikan bahwa anak-anak memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an. Terkadang orang tua belum percaya, belum yakin bahwa anaknya bisa baca Al- Qur’an dengan baik dan benar.
“Kita berharap acara dan momen kegiatan pada hari ini menjadi sejarah baru, bukan hanya bagi Daarussalaam tetapi juga bagi Kutim bahwa kita masih punya generasi muda yang sudah menunjukkan keinginan dan semangat mereka untuk mempelajari Al-Qur’an,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pembelajaran Al-Qur’an menjadi salah satu unggulan dari kegiatan pendidikan di sekolah Islam terpadu. Mulai dari cara membaca, kemudian hukum-hukum tajwidnya serta menghafal Al-Qu’ran.
“Mudah-mudahan ini menjadi kegiatan yang terus berlanjut. Mereka dan anak-anak kita bukan hanya sekedar paham dan mempelajari Al-Qur’an seperti yang sudah diberikan kepada sekolah. Tentu lebih baik lagi apabila dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Ardiansyah dan istri Siti Robiah pada kegiatan Khotmil Quran dan Imtihan akbar. Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia dan semua pihak yang telah membantu sehingga kegiatan Khotmil Quran dan Imtihan akbar bisa terlaksana dengan baik. (*/Ipn)

Tinggalkan Balasan