EXPRESI.co, BENGALON — Peran perempuan dalam pembangunan ekonomi desa kembali menonjol lewat Festival Tanjung Bahari 2025 di Desa Muara Bengalon. Sebanyak 12 RT menampilkan aneka kuliner dan produk UMKM hasil kreasi para ibu rumah tangga. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan di Kutai Timur (Kutim) terus bergerak nyata dari akar rumput.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman hadir langsung dalam kegiatan yang digelar di depan Kantor Desa Muara Bengalon. Ia meninjau satu per satu stand sambil berdialog dengan para pelaku UMKM.
Dalam sambutannya, Ardiansyah menyampaikan penghargaan khusus kepada para ibu-ibu yang menjadi penggerak utama kegiatan ini. “Saya sangat mengapresiasi semangat para ibu-ibu RT yang ikut serta menghadirkan berbagai sajian di festival ini. Bidang kuliner dan ekonomi kreatif menjadi bagian penting untuk memberi kenyamanan bagi pengunjung, sekaligus meningkatkan daya tarik desa,” ujarnya.
Ia menilai, kegiatan semacam ini tidak hanya memperkuat kebersamaan warga, tetapi juga memberi ruang bagi ibu-ibu untuk berkontribusi dalam peningkatan ekonomi keluarga. Produk-produk kuliner lokal menjadi potensi besar untuk dikembangkan menjadi usaha berkelanjutan.
Festival Tanjung Bahari 2025 menyuguhkan berbagai stan berisi jajanan tradisional, hasil olahan laut khas Bengalon, serta kerajinan tangan. Panitia juga mengadakan lomba kuliner yang menilai rasa, tampilan, dan kreativitas, dengan juri dari Kecamatan Bengalon, Dinas Kesehatan, dan seorang chef dari Hotel Royal Victoria Sangatta.
Salah satu peserta, Jumiati, menyampaikan harapannya agar festival ini tidak berhenti pada seremonial. “Kami berharap acara seperti ini bisa rutin diadakan setiap tahun. Selain mendukung UMKM, juga bisa menambah pendapatan kami. Untuk lomba kuliner, tentu harapan saya bersama tim bisa meraih juara,” tuturnya.
Festival ini akan berlangsung hingga 27 September dengan agenda tambahan seperti lomba memancing, pertunjukan seni, dan hiburan rakyat. Antusiasme warga menjadi bukti bahwa sektor UMKM di tingkat desa memiliki potensi kuat jika difasilitasi dan didampingi dengan baik. (ADV/ProkopimKutim/E)

Tinggalkan Balasan