EXPRESI.co, SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai memperkuat transformasi birokrasi menuju pelayanan publik terpadu dengan menghadirkan Mal Pelayanan Publik (MPP) di kawasan Bukit Pelangi, Sangatta. Fasilitas ini menjadi pusat pengurusan berbagai layanan masyarakat yang diresmikan secara virtual oleh Menteri PAN-RB Rini Widyantini bersama sepuluh MPP lain di Indonesia.

Kepala DPMPTSP Kutim, Darsafani, menjelaskan bahwa saat ini MPP sementara beroperasi di kantor DPMPTSP. Namun, Pemkab Kutim telah menyiapkan pembangunan gedung MPP permanen berlantai tiga yang ditargetkan selesai pada 2027. “Kita baru saja memulai secara resmi MPP ini, jadi bertahap akan terus kita benahi fasilitas yang ada demi kelancaran dan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha,” katanya.

Gedung baru tersebut akan menjadi pusat pelayanan modern dengan konsep omnichannel, di mana masyarakat bisa mengakses berbagai layanan dari satu pintu. Saat ini, MPP Kutim telah menghimpun 132 layanan dari 31 instansi yang mencakup pemerintah daerah, lembaga vertikal, BUMN, dan BUMD.

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengatakan kehadiran MPP menjadi tonggak penting bagi reformasi pelayanan publik di daerah. “Masyarakat mulai sekarang harus tahu bahwa di Kutim sudah ada yang namanya mal pelayanan publik. Misal pengurusan administrasi kependudukan, KTP-nya hilang, cukup datang ke MPP saja untuk melakukan pencetakan. Juga di sini bisa bayar PDAM, kirim paket, dan perpanjangan SIM,” ujarnya.

Ia menambahkan, fasilitas ini juga menjadi kemudahan bagi pelaku usaha. “Di sini ada loket pajak, imigrasi, bea cukai, layanan perizinan OSS, hingga perbankan dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltimtara,” terang Mahyunadi.

Menurutnya, MPP harus menjadi simbol keterbukaan dan efisiensi pemerintahan. “Tidak ada lagi istilah dipersulit, tidak ada lagi namanya amplop-amplop. Semua terbuka dan transparan dalam hal pemberian kemudahan layanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Dengan target layanan penuh awal tahun depan dan pembangunan gedung baru yang tengah berjalan, Kutim menunjukkan keseriusannya membangun sistem pelayanan publik yang efektif dan terpercaya.  (ADV/ProkopimKutim/E)