EXPRESI.co, SANGATTA – Festival Pemuda Kreatif 2025 kembali membuktikan dirinya sebagai ruang inklusif bagi generasi muda Kutai Timur (Kutim) untuk berekspresi. Selama tiga hari, festival yang digelar Dispora Kutim bersama komunitas Pemuda Kreatif Kutim ini menampilkan karya seni dari berbagai komunitas, mulai dari tari tradisional, dance modern, hingga band-band lokal.
Atmosfer festival tahun ini terasa berbeda. Konsep penonton duduk di area terbuka membuat suasana lebih akrab dan nyaman. Sambil menikmati jajanan UMKM lokal dan permainan cahaya lampu yang temaram, pengunjung dapat menyaksikan berbagai penampilan tanpa berdesakan.
Setiap kelompok seni mendapat panggung untuk menunjukkan karya terbaik mereka. Komunitas tari tradisional menampilkan gerak anggun khas budaya nusantara, disusul oleh penampilan dance modern yang energik dari kelompok remaja setempat. Perpaduan ini mencerminkan keberagaman bakat anak muda Kutim.
Puncak acara menjadi momen yang paling ditunggu. Kehadiran Brisia Jodie, penyanyi dengan suara khas dan penampilan menawan, langsung menarik perhatian. Lagu-laga populernya seperti “Rindu Dalam Hati” mengalun lembut dan disambut nyanyian serentak penonton. Pada akhir penampilan, Jodie sempat mengajak salah satu penonton untuk berduet. Aksi spontan tersebut menciptakan momen yang hangat dan memorable.
Festival ini tidak hanya sebagai wahana hiburan, tetapi juga bentuk kolaborasi antara pemerintah dan komunitas seni untuk memperkuat ekosistem kreatif daerah. Penampilan Brisia Jodie menjadi simbol apresiasi terhadap perkembangan seni dan talenta lokal yang terus tumbuh di Kutim.
Dengan atmosfer positif yang tercipta sepanjang festival, kegiatan ini diharapkan terus berlanjut sebagai agenda tahunan untuk memperkuat kreativitas dan solidaritas antar generasi muda. (ADV/ProkopimKutim/E)

Tinggalkan Balasan