EXPRESI.co, KUTIM — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim perkenalkan perspektif (pandangan) genetika darah. Sebagai alternatif penguatan kapasitas aparatur.

‎Langkah tersebut diperkenalkan melalui Workshop Penguatan Kapasitas SDM dari Perspektif Genetika Darah. Diikuti aparatur dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kutim.

‎Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi, menilai selama ini pengembangan aparatur masih didominasi pendekatan teknis dan administratif. Sementara aspek karakter dan potensi individu belum dapat perhatian optimal.

‎“Selama ini pengembangan aparatur lebih banyak menitikberatkan pada kemampuan teknis, padahal karakter dan potensi individu juga sangat berpengaruh terhadap kinerja,” kata Junaidi, Senin 5 Januari 2026.

‎Ia menegaskan, ketidaksesuaian antara kompetensi aparatur dan posisi kerja berpotensi menghambat efektivitas organisasi.

Karena itu, pemetaan potensi SDM berbasis karakter dinilai penting untuk mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas pelayanan publik.

‎“Pendekatan ini membantu mengenali kecenderungan kerja seseorang, sehingga penempatan pegawai dapat dilakukan lebih tepat dan berdampak pada peningkatan kinerja,” tambahnya.

‎Dukungan terhadap penguatan SDM aparatur juga disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Kutim, Trisno.

Ia menilai peningkatan kapasitas aparatur merupakan kebutuhan mendesak di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.

‎“Penguatan kapasitas SDM aparatur saat ini sudah menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda, terutama dalam menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks,” ujar Trisno.

‎Menurutnya, aparatur tidak hanya dituntut menguasai kemampuan teknis, tetapi juga memahami karakter dan potensi diri agar mampu bekerja secara optimal di lingkungan birokrasi.

‎Melalui workshop ini, DPPKB Kutim berharap muncul pola pengembangan aparatur yang lebih tepat sasaran, sekaligus menjadi referensi bagi perangkat daerah dalam menempatkan SDM sesuai dengan karakter dan potensi yang dimiliki.(Yutistio)