EXPRESI.co, SANGATTA — Upaya mencetak generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia terus digalakkan di Kutai Timur (Kutim). Salah satunya melalui Dialog Kebangsaan yang digelar di Aula Munthe SMA Prima YPPSB dan menghadirkan Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, sebagai narasumber utama.
Acara ini dihadiri Direktur SMA Prima YPPSB Endah Wulandari, perwakilan Yayasan YPPSB PT KPC Ibadi, Kepala SMA Marsono, serta ratusan siswa-siswi. Dalam suasana akrab, Mahyunadi berbagi pengalaman sekaligus menanamkan nilai-nilai kepemimpinan.
Endah Wulandari dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. “Kami berharap siswa-siswi kami mendapatkan contoh suri tauladan yang dapat menggantikan kepemimpinan di Kutim. Kalianlah yang nanti meletakkan arah masa depan, bahkan bisa lebih luas secara nasional,” katanya.
Ia menegaskan kegiatan seperti ini akan menjadi agenda rutin untuk memperkuat karakter pelajar. Sementara Ibadi dari YPPSB PT KPC menambahkan, “Kita bisa mencontoh sosok wakil bupati dengan semangat pembangunan dalam memajukan Kutim.”
Dalam dialognya, Mahyunadi mengingatkan pentingnya menjauhi hal-hal negatif. “Jangan narkoba dan alkohol. Otak kita harus bersih. Jangan kotori hal-hal yang tidak berguna. Judi juga bahaya, tidak boleh,” ucapnya di hadapan siswa.
Menurutnya, kebersihan pikiran menjadi kunci untuk berpikir jernih dan membuat keputusan bijak. Ia juga menekankan pentingnya berorganisasi agar terbiasa bekerja dalam tim dan memiliki semangat kepemimpinan. “Ikut organisasi. Rajin berorganisasi yang menularkan narasi kita. Seorang pemimpin melanjutkan narasi, menyampaikan sesuai kepemimpinan Rasul,” ujarnya.
Mahyunadi menutup sesi dengan pesan moral agar siswa senantiasa menghormati dan mendoakan orang tua. Ia menegaskan bahwa Kutim memiliki visi membangun sumber daya manusia yang berakhlak dan berprestasi. “Kita punya harapan buat Kutim ke depan. Kita punya visi Kutim SDM yang berakhlak mulia dan berprestasi,” tegasnya.
Dialog ini menjadi refleksi nyata sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing dan memiliki nilai moral yang kuat. (ADV/ProkopimKutim/E)

Tinggalkan Balasan