Expresi, Bontang – Pemerintah Kota Bontang mengambil langkah strategis yang memberikan keistimewaan penuh bagi Waralaba ritel asal Kalimantan Timur (Kaltim), Era Mart, untuk berekspansi tanpa hambatan kuota. Kebijakan ini menjadi pembeda signifikan, mengingat waralaba ritel nasional besar seperti Indomaret dan Alfamidi tetap dikenakan pembatasan jumlah gerai per kecamatan di kota gas tersebut.

Keputusan tegas ini bukan tanpa alasan. Penata Perizinan Ahli Muda Bidang Infrastruktur DPMPTSP Bontang, Idrus, menegaskan bahwa perlakuan berbeda ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap produk lokal yang dinilai memberikan kontribusi langsung bagi ekonomi daerah.

“Meski buka 90 gerai di Bontang tidak masalah. Karena ini produk Kaltim, dan pajaknya masuk di daerah,” ujar Idrus Senin (24/11/2025).

Ia menjelaskan, pembatasan justru difokuskan pada brand nasional. Hal ini dilakukan sebagai upaya perlindungan agar kehadiran ritel raksasa tidak menekan dan mematikan geliat pelaku usaha lokal yang ada. Kebijakan ini sendiri telah diputuskan melalui rapat tim terpadu yang melibatkan DPMPTSP, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan Perindustrian (DKUMPP).

“Kebijakan itu tidak berlaku bagi Era Mart karena dikategorikan sebagai usaha lokal,” jelasnya.

Melalui kebebasan ekspansi ini, Pemkot Bontang berharap Era Mart dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi regional. Ekspansi yang bebas diharapkan mampu menambah peluang kerja, memperluas pasar bagi produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, serta memperkuat perputaran ekonomi di wilayah Bontang dan Kaltim secara keseluruhan.

Meskipun diberikan ‘karpet merah’ untuk berekspansi, Idrus memastikan bahwa seluruh proses perizinan Era Mart tetap harus mengikuti mekanisme Online Single Submission (OSS) dan wajib memenuhi semua persyaratan yang berlaku.

“Pemkot Bontang komitmen mendorong pertumbuhan usaha lokal tanpa membatasi potensi ekspansinya,” tutup Idrus, menandaskan dukungan pemerintah kota terhadap produk Kaltim. (Adv)