Expresi.co – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menorehkan prestasi nasional, melalui tiga penghargaan pada ajang TOP CSR Awards 2026. Meliputi TOP CSR Awards 2026 dengan predikat Star 5, Medali Platinum, serta TOP Leader on CSR Commitment 2026 bagi Direktur Utama Pupuk Kaltim, Gusrizal.
Predikat Star 5 merupakan level tertinggi penilaian TOP CSR Awards bagi perusahaan yang memiliki sistem, kebijakan, serta implementasi CSR dengan kategori sangat ekselen dan layak menjadi benchmark perusahaan lain. Sementara Medali Platinum, menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan Pupuk Kaltim mempertahankan predikat Star 5 secara konsisten selama beberapa tahun penyelenggaraan penghargaan.
Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Anggono Wijaya, mengungkapkan penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara konsisten dan terukur, sekaligus bagian dari upaya Pupuk kaltim menjaga keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang
“Bagi Pupuk Kaltim, TJSL bukan sekadar kewajiban perusahaan. Tapi bagian integral dari strategi keberlanjutan untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, lingkungan, dan perusahaan secara bersama,” ujar Anggono, usai menerima penghargaan di Jakarta, belum lama ini.
Menurut Anggono, berbagai inisiatif difokuskan untuk mendukung ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan UMKM, pengelolaan lingkungan, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Seluruhnya diselaraskan dengan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), ISO 26000 Social Responsibility, serta penciptaan nilai bersama atau Creating Shared Value (CSV).
“Inisiatif program dirancang dengan pendekatan jangka panjang dan berbasis kebutuhan masyarakat. Tujuannya bukan hanya menyelesaikan persoalan sosial yang ada, tapi juga menciptakan kemandirian dan keberlanjutan bagi penerima manfaat,” lanjut Anggono.
Tahun ini sejumlah program TJSL Pupuk Kaltim menunjukkan keterlibatan aktif dan kontribusi langsung perusahaan terhadap seluruh sasaran. Salah satu program unggulan yakni Koperasi Bina Sukses Bontang, yang berfokus pada penguatan kapasitas UMKM lokal.
Program ini dirancang untuk memperluas akses promosi, jejaring kemitraan, serta pemasaran bagi pelaku usaha binaan perusahaan. Hingga 2025, kapasitas produksi UMKM binaan mencapai 468 CBM per kontainer, dan produknya telah berhasil menembus pasar ekspor di 12 negara.
Lalu bidang pemberdayaan perempuan, Pupuk Kaltim menjalankan Program PKT Serasi, yang mendorong pengembangan produk olahan bernilai tambah ekonomi. Hal ini menjadi salah satu upaya perusahaan memperkuat peran perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan masyarakat.
Selanjutnya Program Cendawan Juara, yang dikembangkan untuk memberdayakan ibu rumah tangga, lansia, dan pensiunan melalui budidaya jamur. Program ini tidak hanya membuka peluang usaha baru di masyarakat, tapi juga memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui kegiatan produktif yang berkelanjutan.
Pada sektor kesehatan, Pupuk Kaltim secara konsisten menjalankan Program PEGALDAS yang berfokus pada pencegahan dan penanganan stunting. Program ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Bontang, dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sejak usia dini.
“Sementara bidang pendidikan, kami laksanakan lewat beasiswa Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan (PKTPP) bagi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu di Bontang. Melalui beasiswa ini, kami berupaya memperluas akses pendidikan untuk menciptakan generasi muda yang lebih kompetitif dan berdaya saing,” terang Anggono.

Komitmen sosial perusahaan juga diwujudkan melalui Employee Volunteering Initiation (Evolution), yang menjadi wadah bagi karyawan untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan sosial di masyarakat. Program ini mendorong keterlibatan langsung insan Pupuk Kaltim dalam menciptakan dampak positif melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Selain program pemberdayaan, Pupuk Kaltim juga memperkuat penerapan tata kelola perusahaan dan aspek keberlanjutan, yang tercermin dari capaian skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 89,37, serta predikat The Most Trusted Company pada ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2025.
Terakhir di bidang lingkungan, Pupuk Kaltim juga berhasil mempertahankan penghargaan PROPER Emas selama sembilan tahun berturut dari Kementerian Lingkungan Hidup, sejak 2017 hingga 2025.
Dari seluruh realisasi tersebut, Pupuk Kaltim memastikan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan inovasi program pemberdayaan yang lebih berdampak, serta memastikan pertumbuhan perusahaan berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan.
“Komitmen ini akan terus kami perkuat, untuk terus tumbuh memberi manfaat jangka panjang bagi pembangunan, masyarakat, dan lingkungan,” pungkas Anggono.(*)

Tinggalkan Balasan