EXPRESI.co, SANGATTA – Keberhasilan pelaksanaan Manasik Haji Akbar di Lapangan Ka’bah Masjid Agung Al-Faruq, Sangatta, yang memecahkan rekor partisipasi terbanyak, menjadi bukti nyata solidnya sinergi dan komitmen kelembagaan di Kutai Timur (Kutim). Acara yang berfokus pada pengenalan Rukun Islam kelima ini melibatkan total 3.500 siswa dari 49 lembaga PAUD di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.
Elvyana Susanti dari panitia pelaksana Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kutim mengungkapkan, suksesnya acara masif ini tidak lepas dari koordinasi yang luar biasa yang dilakukan tim panitia. Ia merinci, kegiatan tersebut didukung oleh 350 guru pendamping yang bekerja secara sukarela di lapangan.
Para guru pendamping ini memiliki peran krusial sebagai koordinator lapangan di area maket Ka’bah dan lintasan Sai. Tugas mereka adalah memastikan 3.500 “calon jemaah haji kecil” tersebut menjalankan rukun haji, mulai dari niat, mengenakan ihram, tawaf, hingga sa’I, dengan tertib dan penuh keceriaan.
Kenaikan peserta di tahun 2025 yang mencapai lebih dari 30 persen dari tahun sebelumnya, menegaskan tingginya antusiasme masyarakat dan lembaga PAUD terhadap program pendidikan keagamaan yang didukung penuh oleh Disdikbud Kutim. Sebagai perbandingan detail, partisipasi tahun ini jauh meningkat dari 2.639 siswa di tahun 2024 dan 2.285 siswa di tahun 2023.
Keberhasilan IGTKI dan lembaga PAUD menyelenggarakan acara masif ini sejalan dengan pesan Bunda PAUD Kutim, Siti Robiah Ardiansyah, yang sebelumnya memuji semangat orang tua dalam mendukung anaknya mengikuti pendidikan dini.
Bunda PAUD juga mengapresiasi Bindra PAUD dan IGTKI atas dukungan mereka terhadap program Pemkab, termasuk kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai dari jenjang PAUD. Pencapaian rekor ini memperkuat komitmen Kutim dalam investasi SDM melalui pendidikan agama. (ADV/ProkopimKutim/E)

Tinggalkan Balasan