EXPRESI.co, SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mencatat baru 150 dari 900 bidan yang tersebar di daerah ini telah menyandang gelar profesi. Hal ini menjadi perhatian utama dalam Musyawarah Cabang (Muscab) V Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kutim yang digelar di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim.
Dalam forum lima tahunan tersebut, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman secara langsung menyoroti pentingnya peningkatan kualifikasi para tenaga kebidanan untuk menjawab tantangan zaman. Ia menyebut, “Ada 900 orang bidan yang tersebar di Kutim, sudah 150 bidan yang menyandang gelar profesi. Diharapkan untuk yang lain, tetap semangat dalam meningkatkan kualifikasi agar pelayanan kesehatan di Kutim semakin baik.”
Muscab yang dihadiri ratusan bidan dari berbagai wilayah Kutim ini menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi kepengurusan sebelumnya. Selain Bupati, hadir pula Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah, Ketua IBI Kaltim, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kutim, jajaran Forkopimda, dan pengurus IBI.
Transformasi pelayanan kesehatan menjadi kata kunci yang digaungkan dalam forum ini, seiring tantangan profesi bidan yang semakin kompleks di era digital dan keterbukaan informasi.
“Bidan harus memiliki kemampuan luar biasa. Tidak hanya membantu proses persalinan, tetapi juga mendampingi masyarakat sejak pra hingga pasca melahirkan. Semoga melalui Muscab V ini lahir pengurus-pengurus baru yang profesional dan semakin menjadikan bidan sebagai profesi yang siap melayani masyarakat Kutim,” tegas Ardiansyah.
Acara dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Bupati Kutim, disusul pemotongan tumpeng bersama Plt Kepala Dinas Kesehatan sebagai wujud kebersamaan lintas sektor dalam mendukung keberlanjutan IBI.
Dengan isu kompetensi yang diangkat secara terbuka dalam Muscab ini, Kutim menunjukkan keseriusan dalam memastikan layanan kebidanan tidak stagnan. Harapan besar bertumpu pada kepengurusan baru IBI Kutim untuk meningkatkan profesionalitas dan memperluas jangkauan layanan berbasis bukti di seluruh wilayah kabupaten. (ADV/ProkopimKutim/E)

Tinggalkan Balasan