EXPRESI.co, KUTAI TIMUR – Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meminta penjelasan mendalam dari Pemerintah Daerah (Pemda) mengenai urgensi pelaksanaan proyek kegiatan tahun jamak (Multiyears) yang menelan anggaran fantastis. Dalam Rapat Paripurna DPRD, Fraksi NasDem menyoroti alokasi dana sebesar Rp1,081 triliun untuk 18 kegiatan yang direncanakan.
Juru Bicara Fraksi NasDem, Aldryansyah, menekankan bahwa penjelasan ini sangat penting mengingat kondisi keuangan daerah yang sedang menghadapi tekanan berat. Fraksi NasDem mencatat bahwa Kutai Timur saat ini mengalami pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) lebih dari 70 persen.
“Mohon penjelasan dari Pemerintah Daerah Kutai Timur mengenai urgensi Pelaksanaan 18 kegiatan dalam rencana kegiatan tahun jamak sebesar Rp1,081 triliun,” pinta Aldryansyah.
Permintaan penjelasan ini tidak hanya didasarkan pada pemotongan TKD, tetapi juga mempertimbangkan beban mandatory spending yang harus dipatuhi berdasarkan amanat Peraturan Perundang-undangan. Mandatory spending adalah belanja wajib yang harus dialokasikan oleh daerah, yang kerap membatasi ruang gerak anggaran di sektor lain.
Selain itu, Fraksi NasDem meminta agar urgensi proyek multiyears Rp 1,08 Triliun tersebut dikaitkan dengan tema pembangunan prioritas Kutai Timur saat ini, yaitu: “Peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai penggerak transformasi ekonomi yang didukung dengan kemantapan infrastruktur yang mendukung investasi”.
Fraksi NasDem ingin memastikan bahwa proyek bernilai triliunan Rupiah tersebut benar-benar sejalan dengan visi dan tema pembangunan yang telah ditetapkan Pemda, terutama di tengah keterbatasan fiskal. Pengalokasian dana sebesar itu untuk proyek multiyears harus dapat dibenarkan dan diprioritaskan di atas beban keuangan dan program prioritas lainnya. (Advertorial)

Tinggalkan Balasan