EXPRESI.co, BONTANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bontang menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi bersama Tim Penjagaan, Kamis 4 Juni 2026, di Ruang Rapat Kantor Satpol PP Kota Bontang.

Rapat dipimpin langsung Kepala Satpol PP Kota Bontang, Eddy Forestwanto, sebagai bagian dari upaya meningkatkan disiplin, koordinasi, dan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.

Dalam arahannya, Eddy menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mengevaluasi pelaksanaan tugas penjagaan yang telah berjalan, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, sekaligus memperkuat sinergi antaranggota dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Satpol PP.

“Rapat ini menjadi momentum untuk melihat apa saja yang perlu diperbaiki, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Eddy menegaskan bahwa disiplin dan integritas merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak peraturan daerah.

Karena itu, ia meminta seluruh anggota Satpol PP bekerja secara maksimal dan mematuhi setiap aturan serta standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Dalam kesempatan itu, ia juga menantang seluruh personel untuk menunjukkan kedisiplinan yang tinggi hingga tidak ada lagi pelanggaran internal yang harus ditangani.

“Challenge diri kalian. Saya ingin membuat PTI tidak bekerja. Kalau semua anggota disiplin, PTI tentu bingung mau berbuat apa. Bahkan mungkin tidak ada lagi laporan pelanggaran yang harus ditindak,” tegas Eddy.

PTI atau Petugas Tindak Internal merupakan tim nonstruktural di lingkungan Satpol PP yang memiliki tugas melakukan pengawasan, pembinaan, serta penegakan disiplin, kode etik, dan SOP terhadap seluruh anggota.

Menurut Eddy, keberadaan PTI bukan semata-mata untuk memberikan sanksi, melainkan sebagai instrumen pengawasan agar budaya kerja yang profesional dan bertanggung jawab dapat terus terjaga.

Ia berharap hasil rapat koordinasi dan evaluasi tersebut mampu meningkatkan kualitas kinerja personel penjagaan, memperkuat kerja sama tim, serta menghadirkan pelayanan yang profesional, responsif, dan humanis kepada masyarakat Kota Bontang.

“Disiplin adalah prioritas, pelayanan adalah komitmen,” pungkasnya. (Sal/adv)