EXPRESI.co, BONTANG – Realisasi pajak daerah Kota Bontang hingga April 2026 masih menunjukkan tren positif.

Berdasarkan Dashboard Pajak Daerah Kota Bontang Tahun 2026, pertumbuhan penerimaan pajak per April tercatat sebesar 20,42 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Data Bapenda Kota Bontang menunjukkan, pertumbuhan penerimaan pajak daerah dalam tiga tahun terakhir mengalami fluktuasi.

Pada April 2024, pertumbuhan tercatat sebesar 19,31 persen dibanding tahun sebelumnya. Angka tersebut kemudian melonjak menjadi 68,73 persen pada April 2025.

Memasuki April 2026, laju pertumbuhan memang tidak setinggi tahun lalu, namun tetap berada pada tren positif dengan capaian 20,42 persen.

Kondisi ini menunjukkan penerimaan pajak daerah masih mengalami peningkatan meski dalam situasi pertumbuhan yang lebih moderat.

Sejalan dengan itu, realisasi pajak daerah hingga 30 April 2026 mencapai Rp53,73 miliar. Angka tersebut meningkat dibanding realisasi periode yang sama pada tahun sebelumnya dan menjadi modal penting dalam mengejar target penerimaan pajak daerah tahun 2026 sebesar Rp226,98 miliar.

Berdasarkan data historis, realisasi pajak daerah Kota Bontang terus mengalami kenaikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023 realisasi mencapai Rp118,21 miliar, meningkat menjadi Rp150,02 miliar pada 2024, dan kembali naik menjadi Rp210,85 miliar pada 2025.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang, Natalia Trisnawati, mengatakan capaian pertumbuhan tersebut menjadi indikator bahwa kinerja penerimaan daerah masih berada pada jalur yang positif.

“Pertumbuhan penerimaan pajak daerah hingga April 2026 menunjukkan kondisi yang tetap sehat. Kami akan terus mengoptimalkan potensi pajak yang ada serta meningkatkan kepatuhan wajib pajak agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai,” ujarnya, Rabu 13 Mei 2026

Bapenda juga terus melakukan berbagai upaya optimalisasi penerimaan, termasuk penguatan pengawasan, pemutakhiran data objek pajak, serta peningkatan pelayanan kepada wajib pajak guna menjaga tren pertumbuhan pendapatan daerah sepanjang tahun 2026. (Adv)