KUTIM – Kegiatan Funbike Bareng Ketua DPRD Kutim yang digelar Minggu, 15 Februari 2026, tak sekadar menjadi ajang olahraga dan silaturahmi menyambut Ramadhan. Lebih dari itu, agenda ini menjadi sinyal kuat dukungan legislatif terhadap pembinaan atlet sepeda di daerah.

Sebanyak 360 peserta ambil bagian dalam kegiatan yang diikuti berbagai komunitas dan masyarakat umum di Kabupaten Kutai Timur. Antusiasme peserta dinilai mencerminkan besarnya minat masyarakat terhadap olahraga sepeda.

Ketua DPRD Kutim, Jimmi, menegaskan bahwa olahraga bukan hanya soal kebugaran, tetapi juga investasi jangka panjang untuk melahirkan atlet berprestasi.

“Bibit atlet sepeda di Kutai Timur sangat banyak. Tinggal bagaimana kita konsisten membina dan memberi ruang kompetisi agar mereka bisa tampil di level Kaltim, nasional, bahkan internasional,” ujarnya.

Ia juga merespons aspirasi komunitas agar kegiatan gowes rutin digelar. Menurutnya, DPRD siap mendorong agenda berkelanjutan setiap tiga bulan sebagai bagian dari penguatan ekosistem olahraga sepeda di daerah.

Senada, Ketua Pansus Keolahragaan DPRD Kutim, Pandi Widiarto, menyatakan pihaknya memberi perhatian khusus terhadap pengembangan olahraga, termasuk memastikan regulasi dan dukungan kebijakan yang berpihak pada pembinaan atlet.

“Mudah-mudahan bentuk perhatian seperti ini terus dilakukan agar memotivasi atlet kita terus berkembang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Arif Bolly menyebut kegiatan ini dirancang sebagai ruang kebersamaan lintas komunitas sekaligus membangun semangat positif menjelang Bulan Suci Ramadhan.

“Padahal kegiatan ini belum terekspos luas, namun melihat jumlag peserta yang hadir, antusias masyarakat dalam olahraga sepeda sangat tinggi, jadi kita berharap ada dukungan dari semua pihak termasuk pemerintah,” tukasnya.

Ketua Panitia Funbike Ramadhan, Arif Bolly (tengah) bersama penerima doorprize.
Ketua Panitia Funbike Ramadhan, Arif Bolly (tengah) bersama penerima doorprize.

Tak hanya bersepeda bersama, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize puluhan juta rupiah, mulai dari sepeda profesional hingga jersei klub sepak bola kebanggaan daerah, Perikutim United. (*)