EXPRESI.co, BONTANG – Perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Bontang periode 2026-2030 resmi dimulai. Panitia Musyawarah Daerah (Musda) membuka pendaftaran bakal calon ketua selama tiga hari ke depan menjelang pelaksanaan Musda yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Sekretaris Steering Committee (SC) Musda Golkar Bontang, Lafendri, mengatakan seluruh kader yang memenuhi syarat dipersilakan mendaftarkan diri. Proses penjaringan dilakukan sesuai aturan organisasi yang telah ditetapkan partai.
“Pembukaan pendaftaran dilakukan selama tiga hari. Setelah itu akan dilakukan verifikasi terhadap seluruh persyaratan calon sebelum Musda digelar,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).
Untuk dapat maju sebagai calon ketua, peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya telah menjadi pengurus Partai Golkar minimal lima tahun, pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan kader partai, serta mendapatkan dukungan sedikitnya 30 persen dari total pemilik hak suara dalam Musda.
Menurut Lafendri, syarat tersebut menjadi bagian dari mekanisme untuk memastikan calon yang maju memiliki pengalaman organisasi dan dukungan yang cukup di internal partai.
Adapun jumlah pemilik hak suara dalam Musda kali ini sebanyak delapan suara. Masing-masing berasal dari DPD I Golkar Kalimantan Timur, Dewan Pertimbangan Golkar Bontang, DPD II Golkar Bontang, satu suara gabungan organisasi sayap KPPG dan AMPG, serta tiga Pengurus Tingkat Kecamatan (PTK).
Menariknya, Golkar Bontang tetap membuka peluang bagi figur di luar kader partai untuk ikut bertarung dalam bursa ketua.
Ketua Tim Pendaftaran, HM Idurs, menjelaskan bahwa pendaftaran tidak hanya diperuntukkan bagi kader internal. Tokoh eksternal juga dapat mencalonkan diri sepanjang memperoleh rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
“Jadi peluang itu tetap ada. Kalau dari luar kader, mekanismenya melalui rekomendasi DPP,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan