EXPRESI.co, BONTANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang melakukan peninjauan lapangan sekaligus pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di kawasan PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN), Kamis 21 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin Sekretaris Bapenda Kota Bontang Syariful Rachman bersama tim teknis sebagai bagian dari upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB-P2.
Dalam kegiatan itu, petugas melakukan verifikasi terhadap kondisi objek pajak di lapangan. Pemeriksaan meliputi luas lahan, bangunan, pemanfaatan kawasan, hingga pencocokan data administrasi perpajakan dengan kondisi aktual.
Syariful Rachman mengatakan pemutakhiran data diperlukan untuk memastikan seluruh objek pajak terdata secara akurat. Menurutnya, validitas data menjadi faktor penting dalam pengelolaan pajak daerah.
“Pendataan yang valid menjadi pondasi utama optimalisasi PAD. Karena itu, Bapenda terus bergerak memastikan seluruh potensi daerah dapat terdata dengan baik dan sesuai kondisi riil di lapangan,” kata Syariful.
Ia menjelaskan, kegiatan peninjauan lapangan dilakukan secara berkala terhadap sejumlah objek pajak potensial guna menghindari adanya perbedaan antara data administrasi dan kondisi sebenarnya di lapangan.
Selain memperbarui data PBB-P2, kegiatan tersebut juga menjadi sarana koordinasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam mendukung peningkatan penerimaan daerah melalui kepatuhan pajak.
Bapenda berharap pemutakhiran data yang dilakukan dapat meningkatkan akurasi basis data perpajakan daerah sehingga potensi penerimaan dari sektor PBB-P2 dapat tergali secara optimal dan mendukung pembangunan di Kota Bontang. (Adv)

Tinggalkan Balasan