EXPRESI.co, SAMARINDA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang melakukan kunjungan studi tiru ke Bapenda Kota Samarinda, Kamis 23 April 2026.
Kunjungan itu, untuk mempelajari pengelolaan pajak parkir dan retribusi daerah sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Bapenda Kota Bontang Natalia Trisnawati memimpin kunjungan itu dan diterima Kepala Bapenda Kota Samarinda Cahya Ernawan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda Hotmarulitua Manalu, serta Kepala Bidang Pendataan Pajak Daerah Fachrudin.
Dalam pertemuan itu, kedua daerah membahas sejumlah aspek pengelolaan pendapatan daerah, khususnya terkait mekanisme pemungutan pajak parkir, pengawasan, serta penerapan sistem pembayaran non-tunai.
Kepala Bapenda Kota Samarinda Cahya Ernawan menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, pertukaran pengalaman antardaerah penting dilakukan untuk memperkuat kapasitas pengelolaan pendapatan daerah.
Ia mengatakan pengelolaan pajak parkir dan retribusi memerlukan inovasi yang berkelanjutan, dukungan teknologi, serta kolaborasi berbagai pihak agar penerimaan daerah dapat terus ditingkatkan.
Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Bontang Natalia Trisnawati menyebut studi tiru dilakukan untuk menggali praktik pengelolaan yang telah diterapkan di Kota Samarinda, terutama dalam pemungutan, pengawasan, dan digitalisasi layanan pajak daerah.
“Kami ingin melihat secara langsung praktik yang sudah berjalan di Samarinda, khususnya terkait pengelolaan pajak parkir dan retribusi, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan di Bontang,” ujarnya.
Selain membahas regulasi dan sistem pemungutan, rombongan Bapenda Bontang juga mempelajari strategi peningkatan kepatuhan wajib pajak serta pengawasan berbasis teknologi informasi.
Hasil kunjungan itu, diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi Pemerintah Kota Bontang dalam mengoptimalkan penerimaan daerah serta mendorong pengelolaan pajak dan retribusi yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. (Adv)

Tinggalkan Balasan