Expresi.co, BONTANG — Pihak Stasiun SPBU Akawi Kota Bontang menanggapi antrean panjang truk yang berimbas pada ruginya pedagang.
Pengawas SPBU Akawi, Fadli menyampaikan antrean panjang karena sopir yang mangkal lebih dini sebelum pengisian bahan bakar dibuka.
“Kami sering tegur agar tidak mengantre sebelum waktu pengisian dibuka,” ungkapnya saat dihubungi Expresi, Sabtu, 15 November 2025.
Pengisian solar di SPBU Akawi dibuka pada pukul 13.00 WITA. Sementara para sopir truk sejak pagi berebut memarkir mobilnya di sepanjang jalan MT Haryono.
Fadli menyampaikan pengisian solar SPBU Akawi sendiri tidak dibuka setiap hari. Dia mengaku selama ini pihaknya tidak menyebarluaskan jadwal buka pengisian solar.
“Kami tidak jadwalkan khusus, biar wanti-wanti sopir truk tidak mengantre sejak pagi,” ucapnya.
Sekalipun tidak ada jadwal yang diberitahukan, ia mengatakan para sopir biasanya tetap melakukan antrean di sepanjang jalan MT Haryono.
Sebenarnya saat pengisian solar dibuka, antrean akan cepat selesai.
“Kalo antrenya pas dibuka, bakal lancar saja karena cepat pengisian solarnya,” ujarnya.
Dia mengaku komitmen memperbaiki antrean panjang truk. Rencana akan menandai truk tertentu yang mengantre sejak pagi.
“Nanti kita sanksi truk yang melanggar aturan antrian SPBU,” imbuhnya. (Labib)

Tinggalkan Balasan