EXPRESI.co, SANGATTA – Pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), mengalami kemajuan signifikan setelah penyelesaian permasalahan lahan yang berkepanjangan.

Anggota DPRD Kutim, M Amin, menyampaikan bahwa klaim lahan dari PT Kiani Lestari akhirnya menemui titik terang melalui mediasi. Kedua belah pihak sepakat untuk membangun Puskesmas di lokasi baru.

Dia mengatakan, puskesmas merupakan layanan kesehatan pertama yang dapat dijangkau masyarakat. Untuk itu, kehadirannya di setiap kecamatan hingga pelosok pun sangat di nanti masyarakat.

Bahkan kata dia, pemerintah daerah hingga pusat harus memberi perhatian serius dalam membentuk puskesmas hingga pelosok.

“Alhamdulillah, sudah ada jalannya. Semoga bisa segera terealisasi,” ucap Amin kepada awak media.

Lokasi baru yang disepakati merupakan lahan milik pemerintah daerah (Pemda) yang dinilai sangat strategis karena berada di tengah-tengah pemukiman penduduk. “Memang bukan lahan lokasi awal, yang masih digunakan perusahaan, tapi diganti dengan lahan yang lebih strategis,” katanya.

Amin mengungkapkan bahwa lokasi pembangunan Puskesmas Batu Ampar yang baru berada di Desa Batu Timbau. “Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 8 miliar. Rencana pembangunan akan selesai tahun ini,” ungkapnya.

Pembangunan Puskesmas Batu Ampar menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat setempat, mengingat fasilitas kesehatan yang ada saat ini sudah tidak layak digunakan. “Dengan adanya puskesmas yang baru, diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat,” tambahnya. (ADV)