EXPRESI.co, BONTANG – UPT Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Bontang telah meluncurkan inisiatif baru untuk melakukan pengawasan dan sertifikasi depo air minum di wilayahnya. Langkah ini bertujuan memastikan bahwa air minum yang beredar di masyarakat memenuhi standar kesehatan yang diperlukan.
Kepala Labkesmas, Samriah, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Banyak warga Bontang yang belum mengetahui depo air minum mana saja yang telah mendapatkan sertifikasi kesehatan. Selama ini, konsumen cenderung fokus pada kemudahan akses air galon tanpa memeriksa keamanan dan kesehatan air tersebut,” ujarnya.
Samriah menekankan pentingnya memastikan air yang dikonsumsi telah melewati uji bakteriologi dan kimia yang ketat. Sebagai bagian dari program ini, Labkesmas Bontang akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai depo air minum di kota tersebut.
Depo yang berhasil melewati uji tersebut akan menerima sertifikat layak konsumsi, yang wajib dipasang di lokasi usaha mereka. Selain itu, mereka juga akan memperoleh plang izin yang menunjukkan bahwa depo tersebut telah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Kesehatan setempat.
“Sertifikat dan plang izin ini menjadi simbol bahwa air yang disediakan telah melalui proses pengujian yang ketat dan aman untuk dikonsumsi. Kami ingin masyarakat memiliki informasi yang jelas untuk memilih depo air minum yang berkualitas,” imbuhnya.
Dengan inisiatif ini, Labkesmas Bontang berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengonsumsi air minum yang aman dan berkualitas. Selain itu, langkah ini diharapkan dapat mendorong pengelola depo air untuk lebih bertanggung jawab terhadap kualitas air yang mereka tawarkan.
Samriah menegaskan bahwa tindakan ini adalah bagian dari komitmen Labkesmas untuk melindungi kesehatan masyarakat dan memastikan semua air minum yang dijual telah melalui pemeriksaan yang sesuai.
Diharapkan, dengan adanya sertifikasi ini, masyarakat Bontang akan lebih berhati-hati dalam memilih sumber air minum dan mendorong praktik pengelolaan yang baik dalam industri depo air. (Aj/Adv)

Tinggalkan Balasan