EXPRESI.co, IKN – Kegiatan halal bihalal BPW Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) wilayah Kalimantan Timur, sekaligus pelantikan pengurus BPC KKMSB Kabupaten PPU, Paser, dan Kutai Timur yang berlangsung di Gedung Kemenko 3 Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu, 25 April 2026.
Kegiatan ini tak hanya menjadi ajang silaturrahmi, tetapi juga menjadi penguatan sinergi antara Otoritas IKN dengan masyarakat Sulbar yang ada di perantauan.
” Alhamdulillah hari ini kita bisa bertemu saudara kita yang sekampung dari Sulbar yang ada di rantau Kaltim ini. ,” ujar Sekjen BPW KKMSB Kaltim Agus Haris,SH
Wakil Wali Kota Bontang tersebut menyampaikan amanat Ketua Umum BPW KKMSB Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, agar seluruh warga KKMSB di perantauan terus memelihara persatuan dan kebersamaan melalui kerja sama, serta memperkuat keharmonisan dengan berbagai suku di Kaltim seperti Kutai, Dayak, Banjar, Paser, dan lainnya, demi bersama-sama membangun Kalimantan Timur.
” Kaltim ini rumah kita karena disini kita mencari kehidupan. Jadi jagalah terus persatuan dan persaudaraan,” kembali Agus Haris menegaskan pesan bermakna dari Ketua Umum KKMSB Kaltim.
Agus Haris menegaskan bahwa peran KKMSB baik secara individu maupun kelembagaan sudah banyak berkiprah di eksekutif maupun di legislatif. Artinya KKMSB telah ikut memberi kontribusi terhadap pembangunan di daerah, khususnya di Kaltim.
Agus Haris juga menekankan pentingnya saling menjaga adat dan budaya setempat. Karena menurutnya pilar utama paguyuban adalah menjunjung tinggi nilai – nilai budaya.
” Ingat! hanya satu yang kita bawah Siri. Maka itulah yang harus kita jaga di rantau,” ujarnya.
Deputi Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN Alimuddin mengapresiasi atas helatan Halal bihalal yang digelar KKMSB Kaltim di IKN
Menurut Alimuddin, IKN adalah kota inklusif terbuka bagi siapa saja, termasuk KKMSB yang sekarang ini menggelar kegiatan.
Saat ini, sebut Alimuddin IKN dalam tahap pembangunan dan telah membangun kohesi sosial sebagi peradaban baru.
” Jika ada pertunjukan seni dan budaya orang Mandar datang kesini,” kata Alimuddin.
Saat ini, IKN telah membina sekitar 1.000 pelaku UMKM. Kondisi ini menunjukkan bahwa IKN terus memberikan dukungan dan kontribusi nyata bagi pelaku UMKM.
” Diharapkan, KKMSB bisa memberi kontribusi dalam pembangunan IKN,” ujarnya
Turut hadir, Imam besar Masjid Suhada Polman, Kyai Sayyid Fadlu, Ketua DPRD PPU, Wakil Bupati PPU, Kadiknasbud Kaltim,serta tamu undangan. (wan)

Tinggalkan Balasan