EXPRESI.co, BONTANG – Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kota Bontang. Salah satu upaya terbaru adalah memperkenalkan Sistem Rujukan Terpadu (SISRUTE), sebuah aplikasi berbasis teknologi yang dirancang untuk mempercepat dan mempermudah proses rujukan pasien antar fasilitas kesehatan.
Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Diskes Bontang, Akhmad Hamid Nuruddin, menjelaskan bahwa SISRUTE hadir sebagai solusi efektif untuk mengatasi kendala rujukan pasien.
“SISRUTE akan membantu memantau kondisi fasilitas kesehatan tujuan, mulai dari ketersediaan ruangan hingga kesiapan dokter spesialis. Ini akan mempercepat penanganan kasus darurat,” ujar Hamid.
Pelatihan penggunaan SISRUTE telah diadakan di Diskes Bontang, melibatkan berbagai fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas, klinik, serta rumah sakit swasta dan pemerintah. Peserta diajarkan cara mengoperasikan aplikasi, mulai dari pembuatan rujukan, pengecekan fasilitas, hingga konfirmasi kesiapan rumah sakit.
Keunggulan utama dari SISRUTE adalah kemampuannya mengurangi waktu tunggu pasien. Aplikasi ini memungkinkan tenaga medis di fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas atau klinik, untuk langsung mengecek kesiapan rumah sakit tujuan secara real-time, termasuk ketersediaan ruang ICU atau dokter spesialis yang dibutuhkan.
“Dalam situasi darurat, setiap detik sangat berharga. SISRUTE akan membantu mengurangi risiko keterlambatan penanganan yang bisa berakibat fatal bagi pasien,” kata Hamid.
Diskes Bontang berharap dengan implementasi SISRUTE dapat meminimalisir penumpukan pasien di fasilitas kesehatan tingkat pertama dan mempercepat proses rujukan ke rumah sakit. Selain memberikan pelatihan teknis, Diskes juga menekankan pentingnya koordinasi yang solid antar fasilitas kesehatan. Kerja sama antara puskesmas, klinik, dan rumah sakit sangat penting agar proses rujukan berjalan lancar.
SISRUTE diharapkan menjadi alat yang memperlancar komunikasi dan memastikan pasien mendapatkan penanganan di tempat yang tepat. Melalui simulasi yang dilakukan selama pelatihan, tenaga medis diajak memahami secara langsung proses penggunaan aplikasi, mulai dari pengecekan fasilitas hingga kesiapan rumah sakit tujuan.
Diskes Bontang berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan kesehatan, termasuk implementasi SISRUTE. “Kami akan terus mendukung penggunaan aplikasi ini di seluruh fasilitas kesehatan di Bontang dan memastikan tenaga medis siap menghadapi situasi darurat,” ujar Hamid.
Dengan hadirnya SISRUTE, Diskes Bontang berharap masyarakat akan merasakan manfaat optimal dalam layanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan efisien. (Aj/Adv)

Tinggalkan Balasan