EXPRESI.co, KUTIM – Menjelang arus mudik Lebaran, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan anggaran sekitar Rp20 miliar untuk pemeliharaan jalan di berbagai wilayah.

‎Anggaran tersebut dialokasikan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) guna memastikan akses transportasi masyarakat tetap aman dan lancar selama periode mudik.

‎Perbaikan difokuskan pada jalan-jalan berstatus kabupaten yang tersebar di sejumlah kecamatan. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan kerusakan jalan yang berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat, terutama pada jalur yang kerap dilalui pemudik.

‎Kepala Dinas PUPR Kutim, Tabrani Aji, mengatakan bahwa jalur penghubung utama antarwilayah sebagian besar merupakan kewenangan pemerintah provinsi. Namun pemerintah kabupaten tetap menyiagakan langkah antisipasi pada ruas jalan yang menjadi tanggung jawab daerah.

‎“Untuk jalur penghubung utama memang lebih ke provinsi. Tapi untuk jalan kabupaten kita tetap siaga dengan melakukan pemeliharaan, sifatnya penanggulangan sementara,” ujarnya, Kamis 12 Maret 2026.

‎Menurut Tabrani, melalui bidang Bina Marga pihaknya telah memetakan sejumlah ruas jalan yang membutuhkan penanganan cepat. Perbaikan difokuskan pada titik-titik yang mengalami kerusakan agar tetap dapat dilalui dengan aman oleh masyarakat.

‎Beberapa wilayah yang menjadi perhatian antara lain berada di Kecamatan Bengalon dan Rantau Pulung. Di daerah tersebut, petugas melakukan perbaikan sementara untuk menutup kerusakan jalan yang dinilai cukup mengganggu aktivitas pengguna jalan.

‎Langkah tersebut dilakukan sebagai respons cepat pemerintah daerah untuk menjaga kelancaran akses transportasi masyarakat, khususnya menjelang momentum Lebaran yang biasanya diikuti dengan peningkatan volume kendaraan.

‎Tabrani menjelaskan bahwa perbaikan yang dilakukan saat ini masih bersifat sementara. Penanganan permanen direncanakan melalui program pembangunan infrastruktur pada tahap berikutnya.

‎“Penanganannya sementara dulu agar tetap bisa dilalui dengan aman, sambil menunggu penanggulangan secara permanen,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, anggaran pemeliharaan jalan sebesar Rp20 miliar tersebut dialokasikan untuk berbagai kebutuhan perawatan jalan di seluruh kecamatan di Kutai Timur. Dana itu digunakan untuk mendukung kegiatan pemeliharaan rutin hingga penanganan darurat.

‎Dengan dukungan anggaran tersebut, PUPR Kutim berharap kondisi jalan kabupaten tetap terjaga sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.

‎Selain itu, pemerintah daerah juga terus memantau kondisi jalan di berbagai wilayah guna memastikan setiap kerusakan yang muncul dapat segera ditangani.

‎Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kutim dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah, terutama yang berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat.

‎“Kami berupaya agar jalan-jalan kabupaten tetap dalam kondisi layak dilalui, sehingga masyarakat yang mudik bisa bepergian dengan lebih aman dan nyaman,” pungkasnya.(Yuristio)