EXPRESI.co BONTANG — Tim Terpadu Pemberantasan, Pencegahan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melakukan patroli pada sejumlah hiburan malam di Kampung Prakla, Berbas Pantai, Minggu malam, 14 Desember 2025.
Tim P4GN melakukan pemeriksaan urine baik pekerja maupun pengunjung tempat karaoke. Hasilnya, terjaring 11 orang dinyatakan positif narkoba. 8 orang perempuan dan 3 lainnya laki-laki.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang, Lulyana Ramdhani mengatakan pihaknya memeriksa 42 sempel tes urine.
“Ada sekitar 5 lokasi tempat hiburan yang dikunjungi,” ungkapnya, Senin, 15 Desember 2025.
Lulyana Ramdhani menjelaskan hari ini seluruh pelaku akan melakukan proses asesmen untuk menentukan pelayanan rehabilitasi.
Asesmen ini akan menentukan kategori tingkat pemakaian narkotika pelajar. Melihat tingkat ketergantungan, kondisi psikologis, hingga dampaknya pada fungsi otak pelajar.
Tingkat pemakaian yang ringan akan dilakukan rehabilitasi rawat jalan. Sementara tingkat sedang hingga berat akan dilakukan rehabilitasi rawat inap.
“Kami belum tahu apakah sampai ada yg haris dirawat inap atau tidak,” ucapnya.
Luly mengakui tahun ini terjadi peningkatan yang signifikan untuk temuan kasus narkoba di sejumlah tempat hiburan malam.
Pada tahun 2024, Tim P4GN hanya menemukan 7 temuan kasus narkoba di sejumlah titik kawasan hiburan malam yang berbeda.
“Ini cuman satu kawasan, berarti kan ada perkembangan yang kita tidak duga,” imbuhnya. (Labib)

Tinggalkan Balasan