EXPRESI.co, MANOKWARI – Julukan Kota Injil sudah lama melekat pada Manokwari, ibu kota Provinsi Papua Barat. Predikat ini bukan tanpa alasan, sebab di sinilah awal mula penyebaran agama Kristen Protestan di tanah Papua. Tak heran jika Manokwari kerap disebut sebagai pusat sejarah keagamaan yang penting di kawasan timur Indonesia.

Namun, bukan hanya sejarah rohani yang membuat Manokwari menarik perhatian. Kabupaten ini juga menyimpan segudang potensi wisata yang siap memanjakan mata. Mulai dari wisata bahari, pegunungan, hingga keindahan bawah laut yang tak kalah dengan destinasi kelas dunia.

Salah satu ikon wisata paling terkenal adalah Teluk Doreri yang kaya dengan biota laut, menjadikannya lokasi favorit penyelam lokal maupun mancanegara. Selain itu, ada pula Pulau Mansinam, pulau bersejarah yang menjadi saksi penyebaran Injil pertama kali pada 5 Februari 1855.

Pulau ini kini menjadi tujuan wisata religi sekaligus destinasi wisata alam dengan pasir putihnya yang menawan.

Tak berhenti di situ, bentang alam Manokwari juga dihiasi Pegunungan Arfak yang menyimpan keanekaragaman hayati luar biasa. Dari burung cenderawasih hingga berbagai flora endemik, kawasan ini menjadi magnet bagi para peneliti dan pecinta alam.

Selain pesona wisata, Manokwari juga dikenal dengan keramahan masyarakatnya dan kekayaan budaya lokal yang terus dilestarikan. Perpaduan antara sejarah, alam, dan budaya menjadikan Manokwari sebagai destinasi yang unik dan wajib masuk daftar kunjungan wisatawan.

Dengan segala potensinya, tak berlebihan jika Manokwari disebut bukan hanya sebagai Kota Injil, tetapi juga sebagai permata pariwisata Papua Barat yang terus menunggu untuk dijelajahi lebih banyak orang. (*)