EXPRESI.co, BONTANG – Turnamen Liga Bocah Berbas Pantai, Kota Bontang berakhir sudah, Minggu (28/8/2022). Tim gabungan RT 16 dan 17 Berbas Pantai keluar sebagai juara 1.
Laga final berakhir dengan adu penalti. Adu penalti berakhir dengan skor 3-1 yang dimenangkan oleh bocah dari gabungan RT 16-17 Berbas Pantai.
Kemenangan itu pun disambut hiruk pikuk sekaligus bangga penonton dari seluruh penjuru lapangan sepakbola. Bahkan kiper yang menjadi kunci dalam adu penalti itu, langsung digendong orang tuanya yang dibalut dengan tangisan bangga.
Turnamen yang serangkai dengan perayaan HUT ke 77 RI itu juga disaksikan langsung Anggota DPRD Bontang Yassier Arafat bersama Lurah Berbas Pantai Supriyadi dan seluruh Ketua RT di Berbas Pantai berjumlah 24 orang.
Yassier Arafat merupakan sponsor penuh liga bocah itu memberikan piala dan piagam Juara I.
Politisi muda Golkar Yassier Arafat mengatakan, sebagai anggota DPRD, dirinya akan senantiasa berpartisipasi disetiap kegiatan masyarakat. Dia mengaku berhitung bila masyarakat ingin berkegiatan secara positif.
“Saya komitmen mendukung kegiatan yang positif seperi ini, apalagi dengan animo masyarakat dan orangtua sangat besar saat melihat anak-anak bermain,” kata Yassier.
Yassier mengaku kaget melihat antusias masyarakat yang tinggi. Tak menyangka Liga Bocah bisa menjadi hiburan masyarakat dan mendatangkan keuntungan bagi pelaku UMKM yang berdagang persis di pinggir lapangan.
“Masyarakat ini haus akan olahraga. Makanya saya akan serius membantu hobi anak-anak untuk ikut di liga bocah ini,” ujarnya Yasier.
Sementara, Lurah Berbas Pantai, Supriyadi memberikan apresiasi kepada Yassier Arafat yang sudah memberikan ruang kepada anak-anak untuk bisa saling menguji sportifitas di lapangan.
Dia katakan, jarang ada wakil rakyat yang mau memobilisasi hobi anak-anak. Sikap berbeda itu, kata dia menjadi nilai berbeda kepada politisi Golkar tersebut dalam penilaian masyarakat khususnya di Berbas Pantai.
“Saya salut sama beliau mau buat kegiatan yang begini, apalagi dengan support full. Saya hanya bisa ucapkan terima kasih,” kata Deden sapaan dia.
Ke depan, ia berharap dengan tingginya animo anak-anak di Berbas Pantai dapat mendorong pemerintah untuk membuat fasilitas olahraga yang standar nasional. Selain bisa digunakan bocah, lapangan itu bisa dipakai kawula muda agar tak lari ke kegiatan yang negatif.
“Tentu keinginan kami lapangan ini dikembangkan, biar enak untuk anak-anak sini (Berebas Pantai) latihan setiap hari,” harap Supriyadi. (*)

Tinggalkan Balasan