EXPRESI.co, KUTAI TIMUR – Inovasi Sistem Informasi Kelembagaan dan Pengawasan (SIGEP) yang dikembangkan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menghadirkan cara baru dalam memantau perkembangan koperasi di seluruh kecamatan.
Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Diskop UKM Kutim, Firman Wahyudi, mengatakan salah satu fitur unggulan yang kini menjadi perhatian adalah tersedianya barcode dan link terintegrasi yang memungkinkan akses data koperasi secara cepat, akurat, dan real-time.
“Melalui barcode yang dipasang pada berbagai media informasi, pengguna cukup melakukan pemindaian dengan ponsel untuk langsung terhubung ke halaman data SIGEP,” ujarnya.
Ia menjelaskan, link yang dituju tersebut menampilkan kondisi koperasi di setiap kecamatan lengkap dengan status kesehatannya mulai dari koperasi sehat, kurang sehat, hingga tidak aktif.
“Dengan sistem ini, informasi yang sebelumnya hanya dapat diakses melalui proses manual kini tersedia dalam hitungan detik,” jelasnya.
Selain itu, fitur barcode dan link ini memberikan kemudahan besar bagi tim pembina di lapangan. Kata Firman, saat melakukan monitoring, petugas tidak perlu lagi membawa dokumen tebal atau menunggu data yang harus dikirim dari kantor.
“Cukup dengan satu pemindaian, seluruh data koperasi yang dibutuhkan dapat langsung dilihat, termasuk jumlah koperasi aktif, kategori kesehatan, dan perkembangan kelembagaan di tiap wilayah,” katanya.
Tidak hanya itu, fitur ini juga bermanfaat bagi masyarakat dan pengurus koperasi. Mereka dapat memeriksa sendiri status kelembagaan koperasinya, sekaligus memahami indikator yang menentukan kesehatan organisasi.
“Jadi fitur ini sangat bermanfaat tidak hanya di koperasi, tapi di masyarakat juga,” pungkasnya.(Adv)


Tinggalkan Balasan