EXPRESI.co, KUTAI TIMUR — Komoditas nanas dari Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai menarik perhatian pasar internasional. Minat dari sejumlah negara membuka peluang ekspor yang dapat meningkatkan pendapatan petani serta memperkenalkan produk hortikultura Kutim di tingkat global.
Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro pada Dinas Koperasi dan UMKM Kutim, Pasombaran, mengungkapkan bahwa ketertarikan buyer asal Malaysia dan Denmark muncul setelah produk nanas Kutim dipromosikan dalam berbagai pameran dan ajang business matching di tingkat provinsi.
“Dari beberapa pertemuan, mereka menilai nanas Kutim punya kualitas yang mampu bersaing. Bahkan, ada ketertarikan untuk produk segar maupun dalam bentuk olahan. Ini peluang besar bagi para pelaku UMKM dan petani,” katanya, saat dihubungi melalui WhatsApp, Rabu (03/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa sentra produksi nanas tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Karangan, Rantau Pulung, dan Kaubun. Meski produksinya relatif stabil, kontinuitas pasokan masih perlu ditingkatkan agar mampu memenuhi permintaan ekspor.
“Ketersediaan stok dan mutu masih harus diperkuat. Jika ingin menyuplai ke luar negeri secara rutin, maka standar kualitas dan kuantitas harus benar-benar terjaga,” jelasnya.
Menurut Pasombaran, pemerintah daerah saat ini tengah memetakan kelompok tani dan UMKM yang memiliki kesiapan memasok dalam volume besar.
Berbagai pendampingan mulai dari proses budidaya, pengolahan, pengemasan, hingga pemenuhan standar ekspor terus ditingkatkan untuk mendukung rencana pengiriman ke luar negeri.
“Kami ingin peluang ini berkelanjutan, bukan hanya sesaat. Ketika buyer mulai melirik, itu tanda produk kita sudah diakui. Selanjutnya, tinggal memastikan suplai tetap stabil dan standar mutu terpenuhi,” tegasnya. (Adv)


Tinggalkan Balasan