EXPRESI.co, KUTAI TIMUR – Upaya peningkatan kapasitas teknis di Dinas Perkebunan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus dilakukan melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi. Sejumlah perguruan tinggi telah bekerja sama dengan bidang teknis dinas dalam berbagai program berbasis kajian keilmuan.
Kepala Bidang Umum Disbun Kutim, Harli, menjelaskan bahwa kemitraan tersebut sudah berjalan dan berfokus pada dukungan teknis, mulai dari penelitian, penyusunan dokumen, hingga pendampingan akademik.
“Kerja sama dengan kampus ada dan sudah berjalan. Mereka banyak membantu dalam aspek teknis kegiatan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Ia mengungkapkan bahwa keterlibatan perguruan tinggi memberi nilai tambah bagi penyusunan program dinas, terutama karena masukan yang diberikan bersifat ilmiah, berbasis data, dan relevan dengan kebutuhan sektor perkebunan di daerah.
Meski begitu, Harli menegaskan bahwa bagian umum yang ia pimpin belum menjalin kolaborasi serupa. Menurutnya, tugas dan fungsi bagian umum lebih banyak berkaitan dengan administrasi dan pengelolaan internal, sehingga belum ada kebutuhan spesifik yang menuntut kerja sama dengan perguruan tinggi.
“Kalau bagian umum belum ada kerja sama. Selama ini yang bermitra dengan perguruan tinggi hanya bidang teknis,” jelasnya.
Ia menyebut, meskipun belum ada kebutuhan mendesak, tidak menutup kemungkinan kerja sama dapat dilakukan jika suatu saat diperlukan atau jika ada peluang yang sesuai dengan kebutuhan birokrasi.
Kerja sama antara OPD dan perguruan tinggi dinilai mampu memperkuat kapasitas organisasi serta memunculkan inovasi berbasis riset. Karena itu, Dinas Perkebunan Kutim tetap membuka ruang untuk memperluas kemitraan di masa mendatang.
“Selama relevan dan memberi manfaat bagi pelayanan publik, kami tentu terbuka,” tutupnya. (Adv)


Tinggalkan Balasan