EXPRESI.co, BONTANG – Akses fasilitas jalan semen di wilayah Kuburan Kelurahan Lok Tuan menjadi perhatian Anggota Komisi III DPRD Bontang, Astuti. Legislator perempuan ini meminta Pemkot melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar memperbaiki akses tersebut.
Akses jalan di area kuburan Lok Tuan menurut Astuti sangat memprihatinkan. Kondisi jalan saat ini sudah menjajaki wilayah resapan air sehingga menjadi licin jika tergenang air.
Kondisi jalan tersebut dikhawatirkan Astuti. Sebab, dapat membahayakan bagi warga atau pembawa keranda jenazah ketika ada yang meninggal dunia.
“Kami minta bisa dianggarkan di anggaran perubahan 2022 nanti,” ujar Astusti saat rapat kerja Komisi III belum lama ini.
Astuti pun mengaku siap menggelontorkan dana pokok pikiran (pokir) dirinya untuk membangun turap di lokasi tersebut. Menurutnya, kondisi pemakaman yang berlumpur butuh perhatian serius.
Menanggapi pernyataan Astuti, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Bontang, Much Cholis Edy Prabowo mengatakan, pihaknya telah merencanakan pembangunan akses jalan dan penurapan di lokasi tersebut di anggaran perubahan mendatang.
Namun untuk realisasi fisiknya, baru akan dilakukan pada 2023. Termasuk pengadaan lampu penerangan jalan.
Sebelumnya, jajaran Komisi III DPRD Kota Bontang telah meninjau lokasi pemakaman di Kelurahan Loktuan. Dari hasil peninjauan, kondisi lahan tersebut memang telah sesak sehingga butuh pelebaran.
Selanjutnya, masukan terkait penambahan lahan di sebelah makam juga masih sulit untuk terealisasi. Sebab, statusnya masih sengketa. Sejauh ini, pemkot masih terus mencari alternatif lain jika ke depan lahan makam di Bontang penuh. (FN)

Tinggalkan Balasan