EXPRESI.co, BONTANG – Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang, Amir Tosina mendesak program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Bontang agar dapat segera menyelesaikan pekerjaan dari jadwal yang sudah ditentukan.
Hal itu ia sampaikan saat pertemuan rapat dengar pendapat (RDP) komisi III DPRD Kota bersama koordinator kota 03 program Kotaku dan dinas PKPP, Senin (1/11/2021).
Menurutnya, anggaran yang telah disiapkan sudah jelas dan panitia dilapangan sudah terbentuk. Seharusnya tidak ada lagi keluhan-keluhan yang keluar dari masyarakat terhadap program bedah rumah yang tak kunjung direalisasikan.
“Kan semuanya sudah jelas, jadi apa yang ditunggu. Apa perlu dipanggil masing-masing pemilik rumah agar mempercepat pekerjaan dan lebih maksimal,” ucapnya.
Program yang dilaksanakan di Kampung Selambai, Kelurahan Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang ini menyasar 200 rumah.
Politis Partai Gerindra itu menyayangkan sikap dinas terkait yang mengatakan sulitnya mendapatkan material untuk proses pembangunan bedah rumah tersebut.
“Kami khawatir dengan alasan sulitnya mendapatkan material ini nantinya akan menjadi penghambat dan memakan waktu, masyarakat jadi mengeluh terus menerus,” jelasnya.
Amir pun memberikan saran untuk mencari jalan lain apabila banyak kendala yang terjadi dilapangan, dan harapannya proses bedah rumah itu dapat segera selesai pada bulan Desember 2021.
“Pokoknya cari cara lain, bagaimana agar program ini bisa terealisasikan,” harapnya. (AR)
Editor : Bagoez Ankara

Tinggalkan Balasan