EXPRESI.co, BONTANG – Jelang hari raya Iduladha 1445 Hijriah, sebanyak 1.220 ekor sapi dari luar daerah terdata masuk ke Kota Bontang.

Sapi-sapi tersebut berasal dari Sulawesi, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan peternakan lokal.

Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang langsung melakukan pemeriksaan seluruh ternak yang masuk ke Bontang.

Pejabat otoritas veteriner DKP3, Drh Riyono, mengungkapkan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan mulai dari daerah asal ternak hingga di pelabuhan.

“Rata-rata sapi yang datang dari luar Bontang sudah kami periksa. Setibanya di pelabuhan, kami cek kembali sebelum sapi-sapi ini masuk ke Bontang. Setelah itu, kami karantina dan cek ulang,” jelasnya kepada media ini, Jumat (7/6/2024).

Menurut Riyono, pemeriksaan ini meliputi pengambilan sampel feses untuk memastikan sapi bebas penyakit cacingan.

Pihaknya juga memeriksa kondisi fisik sapi, seperti cara berdirinya, keutuhan bulu, kelembapan hidung, serta kesehatan mata dan testis.

“Kami wajib melakukan pemeriksaan. Jika ada penyakit, sapi tersebut tidak layak untuk dikurbankan,” tegasnya.

Sapi yang sudah tiba di Bontang menjalani pengecekan awal dan pengambilan sampel.

“Sebagian sapi sudah kami periksa dan tandai dengan stiker dan stempel. Senin nanti kami akan melanjutkan pemeriksaan dan memberikan surat keterangan layak untuk qurban,” singkat Riyono. (YUB)