EXPRESI.co, KUKAR – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan pembangunan Jembatan Jongkang berjalan sesuai rencana.

Hal ini disampaikan saat Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, bersama Kepala Bidang Bina Marga, Linda Juniarti, turun langsung meninjau lokasi proyek pada Kamis 12 Juni 2025 kemarin untuk memantau progres dan mengevaluasi kesiapan infrastruktur penunjang.

Dalam peninjauan itu, tim mendengarkan paparan penyedia jasa terkait tahapan pekerjaan, sekaligus melakukan uji beban pada jembatan sementara (bailey) yang telah dipasang sebagai jalur alternatif.

Uji beban dilakukan menggunakan mobil molen guna memastikan kelayakan konstruksi sebelum digunakan masyarakat.

“Hasilnya, jembatan sementara aman dilalui. Namun, pengguna wajib mematuhi batas beban maksimal 30 ton agar struktur tetap awet,” tegas Wiyono, Sabtu (14/6/2025).

Ia menegaskan, kontraktor diminta menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak dengan menjaga spesifikasi teknis dan kualitas konstruksi. “Pembangunan harus cepat, tepat, dan memenuhi standar agar usia jembatan panjang,” ujarnya.

Jara Wiyono, jembatan Jongkang menghubungkan Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, dengan Desa Jongkang, Kecamatan Loa Kulu, sekaligus menjadi jalur alternatif ke Kota Samarinda.

Dia bilang, sebelum dibangun permanen, jembatan lama hanya berupa pohon kayu besar yang ditimbun tanah, sehingga rawan rusak terutama di musim hujan.

Kabid Bina Marga PU Kukar, Linda Juniarti, menjelaskan proyek ini adalah bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas wilayah, sesuai target RPJMD Kukar 2021–2026.

“Akses ini sangat vital bagi mobilisasi warga, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan,” ujarnya.

Linda menyebut, material utama seperti tiang pancang sudah tersedia di lokasi. Jembatan dibangun dengan spesifikasi Tipe A, bentang 20 meter, lebar 7 meter, serta trotoar masing-masing 1 meter di kedua sisi. Pekerjaan ditargetkan selesai akhir 2025, sementara rencana pembangunan dua jembatan tambahan akan dilakukan bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono, mengapresiasi proyek ini dan menilai pembangunannya tepat sasaran.

“Jembatan ini akan memangkas waktu tempuh dan mempermudah aktivitas masyarakat. Kami harap warga juga ikut menjaga agar usianya panjang,” katanya. (Adv)