EXPRESI.co, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menggenjot penyelesaian pembangunan Pasar Tangga Arung yang menjadi salah satu ikon revitalisasi ekonomi lokal di pusat Kota Tenggarong.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar, Wiyono, menyampaikan bahwa progres pembangunan pasar tersebut secara keseluruhan telah mencapai sekitar 80 persen.

Kata dia, meskipun progres pada tahap penyelesaian baru mencapai 14 persen, namun bagian utama dari pembangunan struktur pasar telah rampung.

“Nah, progres saat ini masih sekitar 14 persen, tapi itu untuk yang tahap penyelesaian. Tahapan ini utamanya menyangkut pekerjaan landscape dan penataan area parkir,” jelasnya.

Dia menambahkan, salah satu bagian penting yang tengah difinalisasi adalah pembangunan jembatan penghubung antara blok pasar A dan B.

“Tinggal penyelesaian itu saja. Kalau secara keseluruhan, sudah sekitar 80 persen. Sisanya 20 persen lagi kita targetkan selesai di tahun ini,” ujarnya.

Selain infrastruktur bangunan, Wiyono mengungkapkan bahwa DPU Kukar juga fokus pada penataan saluran drainase untuk mengatasi potensi genangan air yang bisa mengganggu aktivitas pasar ke depan.

“Jadi sementara ini, dengan dana yang terbatas, kita perbaiki drainase di sisi yang paling urgent agar akses air bisa lancar dan tidak tergenang,” katanya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, ke depan, penanganan drainase juga akan dilakukan di kawasan Kampung Jawa untuk memastikan sistem pembuangan air berfungsi optimal.

“Di Kampung Jawa, kita juga perlu buatkan saluran baru lagi supaya aliran air tidak tersendat dan menyebabkan genangan,” tambahnya.

Sebagai pelengkap fasilitas publik, menurut Wiyono, tahun ini pemerintah juga membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di area depan pasar.

“Di depan pasar itu akan kita bangun RTH, agar masyarakat punya ruang bermain dan bersantai. Jadi nanti kalau ada ibu-ibu yang ke pasar, anak-anaknya bisa bermain di situ,” tutupnya. (Adv)