Expresi.co – Komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam meningkatkan layanan kesehatan ibu dan anak serta menekan angka stunting diwujudkan melalui Gerakan Posyandu Aktif.

Kamis (13/11) pagi, Wali Kota Bontang dr. Neni Moerniaeni membuka sekaligus meninjau langsung kegiatan yang digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Selatan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Bontang dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat, terutama ibu hamil dan orang tua balita. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Bachtiar Mabe, Ketua Tim Pembina Posyandu sekaligus Ketua TP PKK Kota Bontang Nur Kalbi Agus Haris, Kabid Kesehatan Masyarakat Bambang Sri Mulyono, Lurah Kanaan, serta perwakilan PT Pupuk Kaltim.

Wali Kota Neni menekankan peran vital Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer di tingkat komunitas. “Posyandu ini adalah ujung tombak kita. Bukan sekadar menimbang balita, tetapi juga menjadi pusat edukasi gizi, pencegahan stunting, dan promosi perilaku hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Berbagai layanan diberikan dalam kegiatan ini, antara lain; Penimbangan dan pengukuran balita untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, pemeriksaan kesehatan ibu hamil serta pemberian suplemen gizi, edukasi gizi dan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita dan pelayanan imunisasi rutin untuk bayi dan anak.

Kehadiran Wali Kota juga menjadi bentuk apresiasi terhadap para kader Posyandu dan petugas Puskesmas. Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kader serta validasi data yang akurat di setiap Posyandu.

“Saya minta Dinas Kesehatan terus memberikan pelatihan dan dukungan. Semangat para kader harus dijaga, karena mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang berjuang mewujudkan generasi Bontang yang sehat dan cerdas,” kata Neni.

Ketua Tim Pembina Posyandu, Nur Kalbi Agus Haris, menambahkan bahwa gerakan ini bertujuan mengoptimalkan fungsi Posyandu sekaligus meningkatkan kemampuan kader dalam menjalankan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di sektor kesehatan. Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dan perusahaan mitra seperti PT Pupuk Kaltim.

Dengan Gerakan Posyandu Aktif yang berjalan berkelanjutan, Pemkot Bontang berharap seluruh kader Posyandu semakin berperan dalam membangun kesehatan masyarakat dari tingkat keluarga, mendukung target penurunan angka stunting, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Bontang.

“Semangat para kader luar biasa. Harapan kami, peran mereka semakin kuat dalam membangun SDM Bontang yang unggul melalui Posyandu,” tutup Wali Kota Neni. (ADV)